BMKG Ingatkan Ancaman Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa 9 daerah di Sumbar Selama Dua Hari

PADANG, binews.id -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali mengingatkan 9 daerah di Sumbar untuk ancaman cuaca ekstrem. Dimana kondisi ini dapat terjadi hingga dua hari ke depan.
Dikutip dari laman resmi BMKG Kamis (26/11/2020), di 9 daerah itu berpotensi hujan sedang hingga lebat dengan disertai kilat dan petir. Tak hanya itu, bahkan hujan tersebut juga berpotensi disertai angin kencang untuk kondisi sore hari.
Sehingga warga di 9 daerah itu diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terutama saat beraktivitas di luar rumah dan bepergian. Apalagi hujan disertai petir yang juga bisa mengancam.
9 daerah itu, tulis BMKG, diantaranya Kabupaten Kepulauan Mentawai, Solok Selatan, Dharmasraya, Agam, Pesisir Selatan, Padang Pariaman, Kota Padang, Solok, dan Kota Pariaman.
Baca juga: KAI Divre II Sumbar Gelar Ramp Check untuk Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan Angkutan Lebaran
Kondisi ini kata BMKG juga bisa berdampak kepada daerah yang berada di sekitar pusat hujan disertai angin tersebut.
Sementara untuk gelombang, BMKG meminta waspadai potensi gelombang dengan ketinggian 1.00 -- 2.00 Meter yang berpeluang terjadi di wilayah Perairan Utara Siberut, Perairan Barat Kep. Mentawai, dan Perairan Bengkulu
Potensi gelombang dengan ketinggian 1.25 -- 2.50 Meter berpeluang terjadi di wilayah Samudera Hindia Barat Kep. Mentawai, Perairan Timur Enggano, dan Samudera Hindia Barat Bengkulu.(*)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Mayat Tergulung Karpet Gegerkan Masyarakat Padang Barat
- Meninggal Jadi 8 Orang, 10 Luka Berat dan 6.002 Warga Sumatra Barat Mengungsi Pascagempa M6,1
- Ayahanda Wako Padang Panjang Berpulang
- Polda Sumbar Siagakan Satu Pleton Personel untuk Bantu Penanganan Bencana
- Warga Kabupaten Mukomuko dan Kepulauan Mentawai Rasakan Guncangan Kuat Dua Kali Gempa