APBD 2021 Disepakati, Prioritas untuk Penanganan Kesehatan dan Pemulihan Ekonomi Dampak Pandemi

Total pendapatan daerah APBD 2021 Rp 6.518.722.813.929. Terdiri PAD Rp 2. 333 .922. 757. 251, pendapatan transfer Rp 4.148.761.788.700 dan lain- lain pendapatan Rp 38.267.978.
Kinerja BUMD, terutama Bank Nagaru perlu jadi perhatian bersama, NPL sampai oktober 2020 diatas Rp 657 milyar, rektrukturisasi kredit Rp 2.1 triliun sebagian kredit macet dan ekspansi kredit melambat.
PT Jamkrida peran komisaris dan dewan pengawas perlu diberdayakan untuk mendorong kinerja. Claim asuransi dari kredit macet Rp 21.6 milyar menunjukkan kurang kehati- hatian pemberian penjaminan
Baca juga: Gubernur Mahyeldi Dukung Peluncuran Taksonomi Hijau Indonesia
"Kinerja BLUD RSUD milik Pemda belum sesuai harapan, Banggar mendorong peran dewan pengawas untuk meningkatkan kinerja BLUD RSUD," ujarnya. (rel/DW)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Kota Padang Perkuat Ekonomi Kreatif Lewat Bimtek Branding Digitalisasi
- Permudah Akses Perbankan untuk UMKM, Pemko Padang Bersinergi dengan CIMB Niaga
- Evaluasi untuk Adinata Syariah 2025, Gubernur Mahyeldi Targetkan Sumbar Kembali Raih Juara Umum
- OJK: Likuiditas Perbankan 2025 Masih Ketat, Sektor Pertanian Perlu Digenjot
- Wakil Ketua DPRD Sumbar Iqra Chissa Inisiasi Pemprov dan Pertamaina Terkait Stabilisasi Stok BBM