Soal Vaksin, Satgas Covid-19 Sumbar Sebut Begini!

PADANG, binews.id -- Saat ini masih banyak pro dan kontra soal vaksin Covid-19 ditengah masyarakat. Mulai dari hoaks yang mengatakan vaksin itu berbahaya dan sebagian ada yang percaya bahwa vaksin tersebut bisa membuat kehidupan normal kembali seperti situasi saat belum terjadinya covid-19.
Jubir Satgas Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal, mengatakan perlu adanya sosialisasi tentang pentingnya vaksin covid ini kepada masyarakat, baik itu di tingkat kabupaten kota bahkan sampai ke nagari sehingga saat mengimplemantasikannya nanti mereka sudah tidak ada keraguan lagi tentang keamanannya dan akhirnya ada kepercayaan masyarakat untuk mensukseskan penggunaan vaksin covid ini.
"Semua hoaks mengenai vaksin covid-19 ini bisa dipatahkan dengan penyebaran informasi yang benar dan akurat oleh media kepada masyarakat, sehingga masyarakat tidak terpengaruh lagi dengan hoaks yang tidak benar mengenai vaksin ini dan akhirnya program pemakaian vaksin oleh pemerintah untuk menekan penyebaran vaksin bisa dikendalikan,"ujar Jasman dalam webinar Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) bersama Kominfo Sumbar, yang bertemakan "Vaksin Aman, Masyarakat Sehat", Selasa (1/12).
Dikatakannya, informasi tentang vaksin covid-19 harus sampai dengan benar kepada masyarakat. Tujuannya, selain mengatasi beredarnya informasi tidak benar, juga untuk meyakinkan masyarakat agar menerima kehadiran vaksin ini. Mulai informasi dari apa itu vaksin covid-19, apa manfaatnya, bagaimana cara pemakaiannya dan lain sebagainya.
Baca juga: ISI Padang Panjang Wisuda 301 Lulusan Sarjana Hingga Magister
Menurut Jasman, media sebagai sumber informasi bagi masyarakat sangat memegang peranan penting dalam kesuksesan penyebaran vaksin covid ini.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar, Rumainur, yang juga sebagai narasumber dalam Webinar ini mengatakan, Informasi soal vaksin Covid-19 ini sudah harus dirilis mulai saat ini. Agar masyarakat tahu mengenai perkembangannya sekaligus bisa memahami manfaat vaksin tersebut bagi kesehatan dan pengendalian penularan Covid-19.
"Saat ini pemerintah dan masyarakat sedang menunggu pengujian vaksin yang sudah memasuki fase ketiga. Dalam masa menunggu ini, menurutnya, informasi harus dikemas dengan benar. Sehingga ketika vaksin itu sudah tersedia dan siap untuk diedarkan, masyarakat yakin dengan manfaatnya bagi pencegahan covid-19.
Untuk hal tersebut, kata Rumainur, sosialisasi tentang vaksin covid-19 harus masiv, perlu adanya sinergitas dengan media massa, baik cetak, elektronik maupun online, agar sosialisasi bisa sampai pada semua lapisan masyarakat, sehingga tidak ada rasa takut jika vaksin ini nantinya diberikan pada masyarakat nantinya.
Baca juga: ISI Padang Panjang Tuan Rumah Peksimida Sumbar 2024
"Sebaiknya kedepan, lebih banyak melakukan sosialisasi bagaimana tahapan penemuan vaksin, yang sampai saat ini sudah masuk pada tahap ke-3, sehingga masyarakat tidak ragu lagi mempergunakannya dan hoaks bisa dicegah," sebut Rumainur.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Setelah Covid Landai, Andani: Reformasi Ketahanan Kesehatan
- SE Gubernur Sumbar, ke Hotel, Restoran Hingga Objek Wisata Wajib Tunjukkan Sertifikat Vaksin
- Meski Pandemi Melandai, Pemerintah Tetap Lanjutkan PPKM
- Pimpin Monitoring dan Evaluasi Vaksinasi Sumbar, Wagub : Kita Berjibaku Terus
- Gubernur Mahyeldi Tegaskan Semua ASN Pemprov Sumbar Wajib Vaksin
Progul Dokter Warga Mulai Layani Masyarakat Kota Padang
Kesehatan - 24 Februari 2025
Jaga Kesehatan Pegawai, KAI Divre II Sumbar Gelar Medical Check Up
Kesehatan - 19 Februari 2025
Mahyeldi Jalani Medical Check-Up di RS Unand Jelang Pelantikan
Kesehatan - 14 Februari 2025
KAI Divre II Sumbar Gelar Pengobatan Gratis terhadap 228 Pensiunan
Kesehatan - 10 Februari 2025