Anggarkan Rp11,9 Milyar, Dinas PUPR Sumbar Tingkatkan Ruas Jalan Tanjung Ampalu-Sijunjung

SIJUNJUNG, binews.id - Perjuangan dan upaya Pemkab Sijunjung meyakini dan melobi Pemprov Sumbar ditengah mewabahnya Covid-19 terkait soal infrastruktur jalan provinsi yang kronis dan akut tak sia-sia.
Betapa tidak, pada tahun 2021 Pemprov Sumbar melalui Dinas PUPR Provinsi Sumbar, Bidang Jalan dan Jembatan Wilayah V akan segera meningkatkan ruas jalan Tanjung Ampalu-Sijunjung.
Hal itu dibenarkan Kepala UPTD Jalan dan Jembatan Wilayah V Dinas PUPR Sumbar, Ir.Jefrianto, MT didampungi Kasi Yoga Randa,ST.MT dalam wawancara eksklusifnya bersama kontributor binews.id, Saptarius pada Selasa (22/12/2020) di kantornya.
"InshaAllah, jika tidak ada aral melintang, pada tahun 2021 ruas jalan provinsi Tanjung Ampalu - Sijunjung segera kita tingkatkan," kata Kepala UPTD Jalan dan Jembatan Wilayah V Dinas PUPR Sumbar, Ir.Jefrianto, MT didampungi Kasi Yoga Randa,ST.MT .
Baca juga: Pj Wako Sonny Tinjau Progres Perbaikan Jalan Lubuk Mata Kucing dan Jembatan Tanjung
Menurut Dia, untuk peningkatan ruas jalan Tanjung Ampalu-Sijunjung itu, Dinas PUPR Sumbar menganggarkan dana sebesar Rp11,9 miliar.
"Anggaran sebesar Rp11,miliar tersebut untuk peningkatan ruas jalan Tanjung Ampalu-Sijunjung sepanjang empat kilometer,"papar Jefrianto.
Dijelaskan Jefrianto, pada tahun 2020 sudah pernah dianggarkan peningkatan jalan yang longsor di depan Hotel Bukik Gadang. Karena terjadi bencana Covid-19, akhirnya anggaran tersebut dialihkan untuk penanganan pandemivirus coronaCovid-19.
"Untuk kenyamanan berlalulintas masyarakat, maka ruas jalan Tanjung Ampalu-Sijunjung lebih diprioritaskan,"ucapnya.
Baca juga: Pj Wako Sonny Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung IDT RSUD
Ditambahkan Jefrianto, pada tahun 2020 sudah dianggarkan untuk peningkatan jalan Bukik Gadang sebesar Rp4,3 miliar. Disebabkan terjadi bencana penanganan pandemivirus coronaCovid-19, maka pekerjaannya terhenti karena anggaran tersebut dialihkan untuk penanggulangan kemanusiaan.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Indra Yeni, Merdekakan Kaum Perempuan Lewat Tenun Unggan Lansek Manih Sijunjung
- Tinjau Blok South West Bukit Barisan, Gubernur Rencanakan Blok Migas Sijunjung Bisa Lakukan Produksi
- PT BPR Kampung Dalam Siap Bergabung dengan BPR Sijunjung
- Usai Dilatih BLK Sijunjung, 16 Pencaker Wanita Siap Buka Usaha Sendiri
- Kunjungi Sijunjung, Komisi III Sosialisasi Perlindungan dan Pemberdayaan Koperasi