Update Zonasi Daerah Covid-19 Minggu ke 49 Pandemi di Sumbar

PADANG, binews.id -- Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sumbar kembali merilis pembaruan zonasi kabupaten/kota di Sumatera Barat minggu ke-49 pandemi Covid-19 yang berlaku dari 14 Februari 2021 - 20 Februari 2021.
Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal, mengatakan, berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke-48 pandemi Covid-19 di Sumatera Barat sudah tak ada lagi daerah yang berada di zona merah. Saat ini daerah di Sumbar hanya berada di zona oranye dan kuning.
Untuk zona oranye itu ada zona oranye --risiko sedang (Skor 1,81 - 2,40), yaitu Kota Pariaman (skor 2,32), Kabupaten Pasaman Barat (skor 2,32), Kabupaten Solok (skor 2,17), dan Kabupaten Agam (skor 2,14).
"Hanya 4 (empat) daerah Kabupaten Kota di Sumbar yang berada pada zona Oranye. Yang paling rendah skornya itu adalah Kabupaten Agam dan Kabupaten Solok," katanya.
Baca juga: PLTMH Tongar 2 X 3 MW di Target Selesai Desember 2022
Selanjutnya, zona kuning - risiko rendah (Skor 2,41 - 3,0), yaitu Kabupaten Kepulauan Mentawai (skor 2,65), Kota Padang Panjang (skor 2,59), Kabupaten Sijunjung (skor 2,59), Kabupaten Solok Selatan (skor 2,57), Kabupaten Padang Pariaman (skor 2,54), Kota Solok (skor 2,51), dan Kabupaten Tanah Data (skor 2,51).
Selanjutnya, Kabupaten Dharmasraya (skor 2,50), Kabupaten Pesisir Selatan (skor 2,50), Kota Bukittinggi (skor 2,48), Kabupaten Pasaman (skor 2,45), Kota Padang (skor 2,44), Kota Payakumbuh (skor 2,44), Kota Sawahlunto (skor 2,42), dan Kabupaten Limapuluh Kota (skor 2,41).
"Melihat skor pada minggu ke 49 pandemi Covid-19 di Sumbar, Kabupaten Kepulauan Mentawai memiliki skor terbaik sesuai indikator kesehatan masyarakat. Kita berharap dengan pemberlakuan Perda No. 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru di Sumbar, akan semakin mempercepat memutus mata rantai Covid-19 di Sumbar," ujarnya. (bi)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Progul Dokter Warga Mulai Layani Masyarakat Kota Padang
- SPH Jadi Rumah Sakit Pertama di Sumbar Penerima Bintang Tiga dari BPJS Kesehatan
- Jaga Kesehatan Pegawai, KAI Divre II Sumbar Gelar Medical Check Up
- Mahyeldi Jalani Medical Check-Up di RS Unand Jelang Pelantikan
- KAI Divre II Sumbar Gelar Pengobatan Gratis terhadap 228 Pensiunan
Progul Dokter Warga Mulai Layani Masyarakat Kota Padang
Kesehatan - 24 Februari 2025
Jaga Kesehatan Pegawai, KAI Divre II Sumbar Gelar Medical Check Up
Kesehatan - 19 Februari 2025
Mahyeldi Jalani Medical Check-Up di RS Unand Jelang Pelantikan
Kesehatan - 14 Februari 2025
KAI Divre II Sumbar Gelar Pengobatan Gratis terhadap 228 Pensiunan
Kesehatan - 10 Februari 2025