Dr Ephi Lintau dan HM Nurnas Berkolaborasi Siapkan SINar

PADANG, binews.id -- Workshop Keterbukaan Informasi Publik (WKIP) untuk badan publik pemerintahan nagari gelaran Forum Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (FJKIP) Sumbar semakin dekat.
Salah satu output WKIP itu adalah satu integrasi platform website keterbukaan informasi nagari bernama Sistem Informasi Nagari (SINar).
Untuk mempertajam tool dari WKIP, panitia melakukan pra workshop, terutama soal Aplikasi SINar. Selasa 16/2 pengide SINar yang Anggota DPRD Sumbar HM Nurnas berkolaborasi dengan Ahli Teknologi Informatika Politeknik Negeri Padang Yuhefizar atau Ephi Lintau.
"UU 6 tentang Desa itu tujuannya sangat mulia yaitu membangun Indonesia dari pinggir dengan prinsip keterbukaan sehingga itu sejak 2015 sudah ratusan triliunan rupiah uang negara digelontorkan, baik untuk infrastruktur maupun pemberdayaan masyarakat di seluruh desa atau nagari namanya di Sumbar," ujar HM Nurnas, Selasa sore, di ruang pertemuan Komisi Informasi Sumbar.
Baca juga: Sorot Perlintasan Sebidang Rel Kereta di Kasang, HM Nurnas: Saya Mengalami Sendiri, Makin Parah
Menurut HM Nurnas, prinsip keterbukaan informasi publik adalah bermula dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi semua program dan kegiatan dibiayai oleh APBD atau APBN.
"Adanya aplikasi SINar melegacy pengelolaan dana desa bisa dipelototin masyarakat, tujuannya jangan jadikan dana desa sebagai pembelajaran korupsi dari desa," ujar HM Nurnas.
Selain itu HM Nurnas menegaskan, Sistem Informasi Nagari tidak sekedar transparansi pengelolaan dana desa.
"Tapi memadupadankan semua hal, mulai pelayanan masyarakat desa hingga pengelolaan informasi publik di pemerintahan nagari juga menjadi bank data kependudukan yang terintegrasi menuju Satu Data Sumbar. Data menjadi basis pengambilan keputusan di nagari," ujar Nurnas.
Baca juga: Punya Kinerja Luar Biasa, Petani dan Nelayan Padang Pariaman Apresiasi Anggota DPRD Sumbar HM Nurnas
Sementara itu Ephi Lintau mengatakan pembuatan sistem harus ada satu pemahaman mulai pemerintahan nagari hingga stakeholder se Sumbar.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- KAI Divre II Sumbar Gelar Ramp Check untuk Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan Angkutan Lebaran
- KAI Divre II Sumbar Imbau Masyarakat Tidak Ngabuburit di Jalur Kereta Api Demi Keselamatan
- Datuak Febby: Keterbukaan Informasi Penting untuk Efisiensi Anggaran
- Wako Fadly Amran Instruksikan Damkar Siram Material Tercecer di Jalan Bypass
- Kapolda Sumbar Hadiri Launching Penguatan Program Pekarangan Pangan Lestari