SPH Miliki Kidney Center dengan Fasilitas Canggih dan Lengkap untuk Layanan Cuci Darah Bagi Pasien

"Kemudian, fasilitas lainnya yakni semua pasien yg menjalani HD kita berikan snack sesuai dengan nutrisi untuk pasien dialisis. Tidak hanya itu, dalam upaya menciptakan kedekatan dengan pasien dan membantu pengobatannya, Kidney Center SPH membuat grup WA kidney center, melalui media ini pasien boleh bertanya terkait kondisi kesehatannya dan pertanyaan yang diajukan dalam grup tersebut akan dijawab oleh Tim Kidney Center. Bahkan, untuk pasien HD yang datang dari luar daerah dan tidak punya tempat tinggal di kota Padang, Yayasan Semen Padang sebagai pemilik SPH telah menyediakan rumah singgah (gratis), disediakan juga transportasi gratis dari SPH ke rumah singgah dan sebaliknya," jelasnya.
Sementara itu, di sisi lain ia menjelaskan, alur untuk pelayanan HD, untuk rawat jalan setelah pasien melakukan pemeriksaan dengan Nefrolog dan hasilnya dianjurkan untuk HD, maka selanjutnya pasien mendaftar di bagian admisi untuk tujuan Poli Hemodialisa. Untuk pendaftaran, pasien membawa berkas sesuai dengan jaminan yang dipakai. Namun untuk pasien travelling (Rujukan), maka pasien harus membawa surat travelling HD dan rujukan dari RS sebelumnya.
"Saat ini, semua pasien kami adalah dalam jaminan asuransi (BPJS dan perusahaan). Jika pasien umum, maka biayanya juga tidak terlalu mahal tiap mendapat tindakan HD. Jika pasien rawat inap, maka saat jadwal HD pasien akan diantarkan ke ruang HD," jelasnya.
Baca juga: Padang Panjang Targetkan Zero Stunting, Lintas Sektor Diminta Saling Berkolaborasi
Dokter Diana mengungkapkan, layanan HD di SPH termasuk banyak mendapat pasien dari luar daerah. Tak jarang banyak pasien dari luar kota seperti Pasaman, Pariaman hingga Muara Bungo-Jambi tetap ingin brtahan di SPH.
"Kebanyakan alasan pasien dari luar daerah melakukan pengobatan HD di SPH yakni karena tidak semua RS memiliki layanan HD. Kemudian tidak semua RS memiliki Nefrolog, sedangkan untuk memulai HD harus berdasarkan hasil pemeriksaan oleh nefrolog. Selain itu, kenyamanan menjadi alasan bagi pasien dari berbagai daerah melakukan HD di SPH. Mereka merasa lebih nyaman dengan pelayanan yang diberikan," ujarnya.
Di sisi lain, Dokter Diana menyarankan agar menjaga kesehatan ginjal sedari dini agar tidak harus menjalani pengobatan HD di usia senja. Ia mengimbau, bagi yang belum memiliki faktor resiko, biasakan pola hidup sehat dengan tidak merokok, menghindari makanan atau minuman yang dapat membebani fungsi ginjal seperti minuman bersoda dan makanan berpengawet serta usahakan minum air putih yang cukup, sekitar 2- 3 setiap harinya. Tak lupa juga ia mengimbau untuk rutin olahraga yang cukup.
Sementara itu, katanya, bagi yang sudah punya faktor resiko seperti Diabetes Mellitus, Hipertensi dan Batu Ginjal, maka disarankan untuk minum obat sesuai anjuran dokter sesuai penyakit yang diderita.
"Selain itu, guna menjaga kesehatan tubuh lebih optimal, lakukan pemeriksaan fungsi ginjal minimal 6 bulan sekali," tuturnya.(*/mel)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Progul Dokter Warga Mulai Layani Masyarakat Kota Padang
- SPH Jadi Rumah Sakit Pertama di Sumbar Penerima Bintang Tiga dari BPJS Kesehatan
- Jaga Kesehatan Pegawai, KAI Divre II Sumbar Gelar Medical Check Up
- Mahyeldi Jalani Medical Check-Up di RS Unand Jelang Pelantikan
- KAI Divre II Sumbar Gelar Pengobatan Gratis terhadap 228 Pensiunan
Progul Dokter Warga Mulai Layani Masyarakat Kota Padang
Kesehatan - 24 Februari 2025
Jaga Kesehatan Pegawai, KAI Divre II Sumbar Gelar Medical Check Up
Kesehatan - 19 Februari 2025
Mahyeldi Jalani Medical Check-Up di RS Unand Jelang Pelantikan
Kesehatan - 14 Februari 2025
KAI Divre II Sumbar Gelar Pengobatan Gratis terhadap 228 Pensiunan
Kesehatan - 10 Februari 2025