Peringati HUT 111 Tahun: PT Semen Padang Gelar Tabligh Akbar Bersama Aa Gym

Ia menyebut, masalah dalam kehidupan ini bukan kejadiannya, tapi sikap dalam kejadian. Orang lulus ujian bukan salah soal, tapi salah jawabannya. Makanya, pandemi atau tidak, bagi orang beriman itu sama saja. Namun bagi orang yang tidak beriman, pandemi merupakan ujian yang berat bagi mereka.
"Bagi orang yang tidak beriman, ujian yang berat adalah ujian kesulitan dan lupa pada Allah. Contohnya naik pesawat. Kalau pesawatnya lancar dan tenang, biasanya penumpang nonton video, dengar musik dan tidur. Tapi kalau pesawatnya ada guncangan, semuanya ingat pada Allah dan mereka menyebut takbir," ujar Aa Gym.
Contoh lainnya, adalah orang terpapar Covid-19 langsung salat, jadi dermawan dan banyak sedekah dan menyibukkan diri mendengar ceramah ketika positif Covid-19. Kemudian begitu sembuh, dia hijrah. "Jadi saya kira, tidak perlu kena Covid-19 dulu baru kita hijrah," imbuhnya.
Aa Gym melalui tausiahnya itu juga menyampaikan empat kunci hidup. Di mana, dua dari empat kunci hidup tersebut, kata dia, berasal dari sikap dan duanya lagi berasal dari menyikapi takdir Allah SWT. Pertama, kalau buat baik kuncinya ikhlas.
"Jadi, lakukan saja kerja dengan baik, rezeki akan datang dengan sendirinya. Ikhlas itu jadi amal. Kalau orang tidak ikhlas, dia akan cemas, galau, takut tidak dihargai dan takut tidak dibalas budi. Dia akan jadi jengkel dan marah," katanya.
Kemudian kunci kedua, kalau buat salah segera taubat. Manusia bukan malaikat dan ada kekurangan dan ada kesalahan. Allah SWT menjanjikan, sesungguhnya Allah SWT sangat mencintai orang yang bertaubat. "Sesungguhnya, ancaman terbesar dalam hidup itu bukan Covid-19, tapi dosa kita," bebernya.
Orang yang jarang bertaubat, sebut Aa Gym, hidupnya tidak akan tenang, selalu gelisah. Oleh sebab itu, Ia pun mengajak seluruh insan perusahaan Semen Padang untuk terus beristighfar, karena, Allah SWT bersabda; barang siapa yang memperbanyak istighfar, Allah SWT akan mencabut segala kecemasan dan akan memberikan jalan keluar.
Ketiga, kata Aa Gym melanjutkan, adalah syukur. Nikmat Allah SWT itu datang bukan setiap hari, tapi setiap saat. "Kita menderita bukan karena dunia, tapi karena kurang bersyukur. Kalau kita bisa mensyukuri nikmat Allah, enak hidup ini," sebutnya.
Kemudian yang keempat, yaitu sabar. Aa Gym mengatakan, sabar itu menahan diri, mengendalikan diri dan jangan marah. Sebab, marah itu sebenarnya nafsu, dan ujung dari kemarahan adalah zalim. Sedangkan sabar kuncinya adalah, ketika ditimpa masalah, dia langsung bertasbih kepada Allah SWT dengan menyebut, sesungguhnya ini semua milik Allah.
Di akhir tausiahnya, ustad penemu konsep "Perbaiki Diri dan Lakukan Terbaik" (PDLT) itu juga mengajak seluruh insan perusahaan Semen Padang untuk mengimplementasikan empat kunci hidup tersebut agar selamat dunia dan akhirat.
"Empat kunci hidup ini harus dipelajari, dipahami dan dilatih tiap hari," katanya.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Kota Padang Perkuat Ekonomi Kreatif Lewat Bimtek Branding Digitalisasi
- Permudah Akses Perbankan untuk UMKM, Pemko Padang Bersinergi dengan CIMB Niaga
- Evaluasi untuk Adinata Syariah 2025, Gubernur Mahyeldi Targetkan Sumbar Kembali Raih Juara Umum
- OJK: Likuiditas Perbankan 2025 Masih Ketat, Sektor Pertanian Perlu Digenjot
- Wakil Ketua DPRD Sumbar Iqra Chissa Inisiasi Pemprov dan Pertamaina Terkait Stabilisasi Stok BBM