Bank Nagari Posisi Teratas Penguasaan Segmen Pasar Perbankan di Sumbar

PADANG, binews.id -- Bank Nagari sampai triwulan II 2021 masih menempati posisi teratas dalam penguasaan segmen pasar perbankan di Sumbar yang terdiri dari Bank BUMN dan Swasta nasional.
"Kinerja keuangan Bank Nagari hingga saat ini masih paling atas dibandingkan perbankan lain di Sumbar. Kami masih menguasai sepertiga dari pangsa pasar perbankan Sumbar," kata Direktur Bank Nagari, Syafrizal, di sesi tanya jawab saat pemaparan kinerja keuangan Perbankan Sumbar Triwulan II 2021 yang disampaikan Ketua OJK Sumbar, Yusri via dari bersama 50 wartawan komisariat OJK Sumbar, Kamis (12/8/2021) siang.
Selain dihadiri Syafrizal, pemaparan kinerja Perbankan Sumbar ini juga dihadiri unsur pimpinan bank pemerintah, swasta dan pimpinan lembaga keuangan non bank lainnya, serta Himpunan Bank Pemerintah dan Perbankan Swasta di Sumbar.
Menurut Syafrizal, dari total pertumbuhan aset perbankan di Sumbar pada triwulan II 2021 senilai Rp68,24 persen, atau mengalami peningkatan 9,03 persen dibandingkan tahun sebelumnya, maka sebesar 35,25 persen dari total aset perbankan Sumbar itu adalah milik Bank Nagari.
Baca juga: OJK: Likuiditas Perbankan 2025 Masih Ketat, Sektor Pertanian Perlu Digenjot
Bahkan, dilihat dari Dana Pihak Ketiga (DPK) Perbankan Sumbar sebesar Rp51,89 triliun, pada triwulan II 2021, atau naik 8,51 persen dibandingkan triwulan I 2020, sekitar 46,12 persennya berasal dari Bank Nagari.
Terakhir, dilihat dari penyaluran Kredit Perbankan Sumbar yang mencapai Rp 50 triliun pada triwulan II 2021, atau naik sebesar 8,01 persen dibandingkan triwulan II 2020, sekitar 35,96 persen adalah kredit yang berasal dari Bank Nagari.
Bank Nagari juga merupakan bank paling besar mendapatkan kucuran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari pemerintah, yakni senilai Rp1,2 triliun. Kredit ini, jelas Syafrizal, dalam penyalurannya dibagi dua, yakni untuk Bank Nagari konvensional Rp1 triliun dan sisanya Rp200 miliar disalurkan ke Unit Usaha Syariah Bank Nagari.
Sampai triwulan II 2021 ini, kata Syafrizal, realisasi penyalur KUR dari Bank Nagari konvensional sudah mencapai Rp986 miliar, atau relatif lebih cepat penyalurannya dibandingkan tenggat waktu tersisa.
Baca juga: Penyaluran Kredit di Sumatera Barat Didominasi Pembiayaan Konsumsi
Mengingat masih terdapat batas waktu sampai Desember untuk penyaluran KUR ini, kata Syafrizal, pihaknya memang sudah pernah mengajukan tambahan kuota KUR untuk Bank Nagari kepada pemerintah.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Kota Padang Perkuat Ekonomi Kreatif Lewat Bimtek Branding Digitalisasi
- Permudah Akses Perbankan untuk UMKM, Pemko Padang Bersinergi dengan CIMB Niaga
- Evaluasi untuk Adinata Syariah 2025, Gubernur Mahyeldi Targetkan Sumbar Kembali Raih Juara Umum
- OJK: Likuiditas Perbankan 2025 Masih Ketat, Sektor Pertanian Perlu Digenjot
- Wakil Ketua DPRD Sumbar Iqra Chissa Inisiasi Pemprov dan Pertamaina Terkait Stabilisasi Stok BBM