"Jerpa", Teknologi Tepat Guna Unggulan Kota Padang Panjang Dinilai Tim Provinsi

Rabu, 08 Juni 2022, 08:02 WIB | Gaya Hidup | Kota Padang Panjang
"Jerpa", Teknologi Tepat Guna Unggulan Kota Padang Panjang Dinilai Tim Provinsi
Ketua Posyantek Maruna, Hariyanto, A.Md kepada Kominfo, usai mempresentasikan ekspose kegiatan di hadapan Tim Penilai Provinsi Sumatera Barat di Aula Kantor Camat PPT, Senin (6/4). PUT
IKLAN GUBERNUR

PADANG PANJANG, binews.id -- Kota Padang Panjang menjadi salah satu dari sembilan daerah yang lulus seleksi administrasi pada Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Unggulan Tingkat Provinsi Sumatera Barat.

TTG unggulan Kota Padang Panjang tersebut yaitu alat pemetik buah yang dinamai dengan Jerapah Pemetik Buah (Jerpa) yang dihasilkan inovator dari Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) Maruna Kecamatan Padang Panjang Timur (PPT).

"Karya ini merupakan sebuah alat pemetik buah secara manual sederhana. Prinsip kerjanya menggunakan tenaga manusia (operator) dalam mengoperasikannya dengan menggunakan dua mata pisau dan kendal sepeda," jelas Ketua Posyantek Maruna, Hariyanto, A.Md kepada Kominfo, usai mempresentasikan ekspose kegiatan di hadapan Tim Penilai Provinsi Sumatera Barat di Aula Kantor Camat PPT, Senin (6/4).

Hariyanto menjelaskan, inovator Jerpa dari aktivis Posyantek Maruna, lalu dikembangkan Posyantek.

Baca juga: PPK Dan PPS Se-Pasaman Tegaskan Integritas Serta Netralitas Sebagai Penyelenggara Pemilu

"Latar belakang dari Jerpa ini adalah mengembangkan alat pengambil buah yang sudah ada di masyarakat. Lalu alat ini secara manual kita coba mengembangkan inovasi dan lebih praktis. Kita memakai langsung dua mata pisau, kemudian dengan kendal sepeda tinggal menekan, akan langsung putus di tangkai buah. Kemudian buah bisa langsung diarahkan ke keranjang yang sudah kita sediakan," lanjutnya.

Sehingga nantinya, tambah Hariyanto, buah yang dipetik tidak akan berserakan di tanah. Tidak ada sistem tarik atau sistem goyang yang berakibat buah akan hancur.

"Insyaa Allah alat ini akan sangat membantu masyarakat dalam memetik buah seperti alpukat, mangga, manggis, saos dan bisa juga untuk jeruk," katanya.

Ia berharap penilaian ini bukan hanya sekadar untuk mendapatkan penghargaan, mendapatkan prestasi, tetapi lebih untuk memotivasi masyarakat dan juga pengambil kebijakan bahwa TTG ini sangat bermanfaat dan perlu dikembangkan di daerah kita.

Baca juga: Ketua KPU Pasaman: Terima Kasih Semua Pihak, Pilkada 2024 Berjalan Sukses Aman Lancar

"Ini juga merupakan sebuah inovasi daerah. Inovasi yang tumbuh kembang dari masyarakat dan sangat dibutuhkan support dari semua pihak, terutama dari pemerintah. Bisa dalam bentuk regulasi atau dalam bentuk hal lainnya, supaya inovasi ini bisa berkembang," harapnya.

Halaman:
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: