TRC Semen Padang Bantu Pencarian 3 Pelajar Hanyut di Sungai Bangek
PADANG, binews.id -- Pencarian terhadap 1 dari 3 pelajar yang hanyut di Sungai Bangek, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), pada Sabtu (11/6/2022) sore, hingga kini masih dilakukan pencarian.
Bahkan, relawan dari Tim Rekasi Cepat (TRC) PT Semen Padang, turut serta membantu BPBD dan Basarnas dalam melakukan pencarian korban, sejak korban dinyatakan hanyut di Sungai Bangek.
Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati mengatakan bahwa PT Semen Padang menurunkan relawan TRC untuk membantu pencarian pelajar hanyut, merupakan bentuk kepedulian PT Semen Padang.
"Kami di PT Semen Padang turut prihatin atas musibah 3 pelajar hanyut di Sungai Bangek. Mudah-mudahan, 1 pelajar yang masih dinyatakan hilang bisa ditemukan secepatnya," kata Nur Anita, Selasa, (14/6/2022).
Baca juga: Kabid Humas Polda Sumbar Beri Apresiasi pada Peringatan Hari Buruh Internasional 2026
PT Semen Padang, lanjut Nur Anita, sengaja mengerahkan relawan TRC untuk melakukan pencarian terhadap pelajar hanyut, karena relawan TRC Semen Padang telah dibekali kemampuaan Water Rescue.
"Keterlibatan TRC Semen Padang dalam pencarian korban hanyut bukan kali ini saja. Hampir setiap ada korban hanyut di Padang, relawan TRC selalu terlibat. Mudah-mudahan, keterlibatan TRC Semen Padang dapat membantu BPBD Kota Padang dan Basarnas," ujarnya.
Sementara itu, salah seorang relawan TRC Semen Padang, Indra Yokto Buana mengatakan bahwa TRC Semen Padang turun membantu pencarian korban sejak Minggu (12/6/2022) pagi. Dalam pencarian yang dilakukan, dua korban hanyut berhasil ditemukan.
"Hari ini merupakan hari ketiga pencarian. 2 Korban sudah ditemukan. Kami bersama tim gabungan telah menemukan sejumlah barang-barang yang diduga milik korban hanyut, seperti 3 unit handophone, dompet, tas dan baju," katanya.
Baca juga: Doni Harsiva Yandra Soroti Ancaman Serius Generasi Muda Sumbar
Sejumlah barang-barang yang diduga milik korban ini, lanjut Indra, ditemukan di tempat berbeda. Paling jauh, 6 kilometer dari lokasi korban mandi-mandi, atau 1 kilometer dari posko utama pencarian. "Barang-barang yang diduga milik para korban sudah diamankan pihak terkait," ujarnya.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Wali Kota Padang Minta Perhatian Pusat Terkait Relokasi Rumah dan Normalisasi Sungai
- PT Semen Padang Dukung Pemulihan Ekonomi di Huntap Kampung Talang melalui Kolaborasi Program Pertanian Regeneratif ITB--Unand
- Sekda Sumbar Dorong Strategi Klaster untuk Tingkatkan Penanggulangan Bencana
- Pemko Padang Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana Melalui Mantap LKO
- KAI Divre II Sumbar Tutup Perlintasan Sebidang Liar di Paulima--Indarung






