Tamatkan Pendidikan, Sebanyak 59 Siswa MTsS Lubuk Kilangan Dilepas

Terus Berinovasi
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, H. Edy Oktafiandi dalam sambutannya mengharapkan kepada semua pendidik dan tenaga Kependidikan MTsS Lubuk Kilangan agar terus berinovasi lakukan yang terbaik.
"Jadilah yang terbaik. 'Do the best and be the best'. Hal ini menjadi sangat penting dalam memajukan dan mengembangkan Madrasah kedepan agar tetap mendapat kepercayaan dan menjadi pilihan masyarakat," katanya.
Ia berharap kepada peserta didik kelas IX agar dapat menjadi generasi penerus bukan penjerumus artinya semua ilmu yang sudah didapatkan agar dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya serta jangan pernah bosan untuk menuntut ilmu sebagaimana Hadist Nabi, siapa yang ingin sukses dan bahagia di dunia maupun akhirat harus dengan ilmu.
Kakanmenag menyampaikan tiga hal yang perlu dibina dan dijaga untuk berkerjasama dengan baik yaitu, pertama orang tua harus memberikan amanah sepenuhnya untuk guru dalam mendidik anak-anak di Madrasah. Kedua, guru harus memperbaiki niat yang ikhlas dalam mentransfer ilmu terhadap peserta didik. Ketiga, peserta didik harus didukung dengan niat yang ikhlas dari dirinya sendiri dalam belajar untuk mendapatkan ilmu yang diberikan oleh guru.
Gerakan Literasi
Tahun ini, MTsS Lubuk Kilangan dinobatkan sebagai penggiat literasi terproduktif daalam menulis buku dan satu satunya madrasah di Sumatera Barat dengan 100 % gurunya menulis buku ber ISBN. Dan ke istimewaan pelepasan tahun ini seluruh siswa kelas IX yang tamat menulis dan menerbitkan buku antalogi tentang cinta dan persahabatan
Pada acara pelepasan siswa itu juga juga diserahkan karya tulis sebanyak dua puluh dewan guru MTsS Lubuk Kilangan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, H. Edy Oktafiandi. Karya tulis itu sebagai gerakan literasi di sekolah tersebut.
Dua puluh tenaga pendidik tersebut, yakni Zulmaidi dengan karya berjudul Mengenal Lebih Dekat Waqaf dan Infak. Helfi Busra berjudul Kupas Tuntas Materi Fiqih Kelas VII dan Gerimis Senja. Kardinal berjudul Perancangan Sistem Informasi Teori dan Implementasi Berbasis Web. Welmi Fonni Desrizal berjudul Belajar Matematika Yang Menyenangkan. Welda Elfayeni berjudul Perjalanan Cinta Guru Sejuta Aksara.
Arni Rama Yanti berjudul tak semanis secangkir. Siti Aisyah berjudul Puzzle Cinta Sang Bunda. Miswarni berjudul Sebening Mutiara Didasar Hati. Mutiara Zahrati berjudul Resep Cemilan Olahan Ubi. sepuluh, Indra Saputra berjudul Kumpulan Hadits Tingkat SMP/MTs.
Mailida Irnis berejudul Closer To English (For Sevent Grade Students Of Junior High School). Riri Noviyanti berjudul Ketika Hidup Berkata. Risa Mailisa berjudul Kreasi Tari Selendang. Arni Rama Yanti berjudul tak Semanis Secangkir Kopi. Lima belas, Miftahul Jannah berjudul Mendidik Cinta Mendadak Jodoh.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Atase Agama Kedutaan Arab Saudi Kunjungi UNP, Perkuat Kerja Sama Pendidikan dan Keagamaan
- Atase Agama Kedutaan Arab Saudi Kunjungi UNP, Perkuat Kerja Sama di Bidang Pendidikan dan Keagamaan
- UNP Gelar Lokakarya Manajemen Penelitian, Hadirkan Narasumber dari University Malaya
- UNP Gelar Bunkasai XII, Perkenalkan Budaya Jepang Melalui Berbagai Kegiatan
- Efisiensi Anggaran, UNP Pastikan Kualitas Pendidikan Tetap Terjaga dan Tidak Berdampak Pada UKT