Semen Padang Dukung Pengecoran Jalan Bukit Aua Limau Manis Sepanjang 1 Km

Kedua, jalan yang dicor atau dibetonisasi bertujuan untuk membuka atau mempermudah akses para peladang di Bukit Aua, yang tentunya dapat mempelancar transportasi dan pendistribusian hasil bumi di Bukit Aua.
Kemudian yang ketiga, infrastruktur jalan merupakan hal paling mendasar bagi para peladang Bukit Aua yang jumlahnya ratusan orang dan mayoritas peladangnya adalah masyarakat Nagari Limau Manis yang merupakan bagian dari masyarakat lingkungan PT Semen Padang.
Menurut Rinold, jika infrastruktur tidak diperbaiki, maka para peladang tidak akan mendapatkan hasil panen yang maksimal, jika saat musim buah-buahan tiba seperti musim durian dan manggis yang merupakan komoditi utama di Bukit Aua ini.
Baca juga: Maraknya KDRT di Kota Padang, Kejari Gelar Penyuluhan Hukum di Nanggalo
"Mudah-mudahan setelah jalan ini selesai dibetonisasi, akses masyarakat untuk mendistribusikan hasil ladangnya ke pasaran menjadi mudah. Minimal, bisa dilalui kendaraan roda dua, sehingga para peladang bisa mendapatkan hasil panen yang maksimal," ujarnya.
Tokoh masyarakat Limau Manis, Donal Ardi, mengapresiasi PT Semen Padang yang telah mendukung masyarakat Limau Manis untuk pengecoran jalan di kawasan Bukit Aua. Apalagi, sebut Donal, dukungan tersebut tidak hanya berupa semen, tapi juga moril.
"Terima kasih PT Semen Padang atas bantuan semen-nya, ditambah lagi dukungan moril dari Pak Rinold Thamrin dan jajarannya yang sengaja datang untuk melihat aktifitas gotong-royong masyarakat Limau Manis," kata Donald Ardi, yang juga anggota DPRD Padang.
Ketua Kelompok Kampung Tematik Manggis Bukit Aua, Alfriadi, juga mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang atas bantuan semen untuk pengecoran jalan di kawasan Bukit Aua. Dia menyebut, Bukit Aua memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan.
Selain durian dan manggis, para peladang juga sudah mulai menanam kopi, cengkeh dan pokat. Kemudian di Bukit Aua, juga terdapat puncak yang diberi nama Puncak Talau yang bisa dikembangkan menjadi wahana wisata agro.
"Dari Puncak Talau itu kita bisa melihat keindahan Kota Padang. Saat ini, sejumlah kelompok masyarakat sudah memulai membenahi Puncak Talau, dan puncak tersebut bisa dimanfaatkan untuk kemping, tracking dan hiking," ujarnya.
Dia menambahkan, dengan adanya pengecoran jalan yang didukung oleh PT Semen Padang, tentunya kelompok-kelompok masyarakat yang mayoritas masyarakat Nagari Limau Manis, akan menjadi mudah dalam pengembangan Puncak Talau.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- KAI Divre II Sumbar Gelar Ramp Check untuk Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan Angkutan Lebaran
- KAI Divre II Sumbar Imbau Masyarakat Tidak Ngabuburit di Jalur Kereta Api Demi Keselamatan
- Datuak Febby: Keterbukaan Informasi Penting untuk Efisiensi Anggaran
- Wako Fadly Amran Instruksikan Damkar Siram Material Tercecer di Jalan Bypass
- Kapolda Sumbar Hadiri Launching Penguatan Program Pekarangan Pangan Lestari