FGD Ke Jabar, KI Sumbar Ingin Ada Legacy untuk Periode ke-3

BANDUNG, binews.id -- Dua komisioner Komisi Informasi (KI) Sumbar yaitu Wakil Ketua Arif Yumardi dan Komisioner bidang Penyelesaian Sengketa Informasi (PSI) didampingi Asisten Ahli Anggi Pratama ditugaskan mengikuti Foccus group Duscaussion (FGD) di KI Jawa Barat.
FGD KI Jabar dilaksanakaan di ruang rapat pimpinan KI Jabar selama dua hari, Kamis-Jumat (1-2 September 2022) ada dua topik menjadi topik FGD yaitu tentang kelembagaan dan keuangan KI.
Kedua tentang penanganan sengketa informasi publik terutama tentang permohonan informasi berulang dan jumlah banyak dengan satu pemohon.
"Kita ke KI Jabar ini untuk menimba tata kelola kelembagaan dan keuangan serta PSI di KI Jabar, semangat sharing dan harus kita akui kalau KI Jabar diketuai Dr Ijang Faisal, telah menjadi sasaran topik studi tiru dari KI provinsi se Indonesia," ujar Arif Yumardi saat FGD pagi tadi, dihadapan Ketua KI Jabar, Ijang Faisal dan Tenaga Ahli KI Jabar Dr Mahi serta dihadiri Asisten Ahli Kelembagaan KI Jabar.
Baca juga: Bawaslu Dharmasraya Gelar Rapat Evaluasi dan Revisi Program Pengawasan Pemilu 2024/2025
KI Sumbar sejak dibentuk 4 September 2018 hingga kini sudah periode jabatan kedua, menurut Komisionet dua periode Adrian Tuswandi tentang kelembagaan dan keuangan KI Jabar adalah prototype kelembagaan KI se-Indonesua.
"Ada legacy yang akan ditinggalkan Kang Ijang Faisal pada akhir dua periodenya, awal 2024, yakni regulasi dan harmonisasi kelembaagaan dan keuangan yang anggaran KI-nya ada di DPA Kominfo Jabar. Pihak Kominfo Jabar tahu cara melayani dan mengelola kelembagaan dan keuangan KI di DPA-nya tanpa mengintervensi tugas dan fungsi Komisi Informasi menurut UU 14 tahun 2008," ujar Adrian.
Di Sumbar diakui Adrian soal kelembagaan dan keuangan nyaris sama dengan KI Jabar, tapi mencapai seperti KI Jabar sekarang, Sumbar masih berproses.
"Saya ikut FGD ini untuk menggali supaya ada legacy soal krusial itu di KI Sumbar periode ke tiga, saat ini Tim Seleksi KI Sumbar 2023-2027 sudah di SK kan gubernur," ujar Adrian.
KI Jabar itu punya SDM luar biasa banyaknya, membandingkannya kata Adrian cuman sama KI Pusat saja, ada lima komsioner, ada satu Tenaga Ahli dengan syarat diutamakan S3 dan pernah menjadi Komisioner KI, ada empat kordinator Asisten Ahli, lalu ada Asisten Ahli dan staf teknis, setta Sekreatris KI adalah Kabid IKP di Kominfo.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Kecelakaan Tunggal, Pimpinan PT NWR Sampaikan Duka Cita Atas Wafatnya 15 Karyawan PT ERB
- Ikuti Retreat, Wako Fadly Amran: Momentum Saling Mengenal
- Gubernur dan Wagub Sumbar Terpilih Kompak Berpakaian Putih Saat Mengikuti Gladi Kotor di Monas
- Ketahanan Pangan di Bantul: Kapolri Dorong Swasembada Jagung Nasional
- PT Semen Padang dan KSOP Kelas I Dumai Jalin Kerjasama Terkait Terminal Khusus