Dua Majelis Perkuat Kesadaran Berbangsa dan Bernegara

Setelah pemaparan oleh Ketua Senat Akademik UNP tersebut, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari peserta. Afrizal S. yang merupakan pengurus MUI Kota Padang menanyakan beberapa hal pada pemateri. Diantaranya adalah mengenai isu bahwa Sumatera Barat ditetapkan sebagai provinsi intoleran dan tidak pancasilais.
Menanggapi pertanyaan tersebut, H. Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa, S.IP., MH. menyatakan bahwa secara kultur dan sejarah, orang minangkabau sangatlah toleran dan sangat Pancasilais. Hal ini karena nilai budaya yang dianut di Minangkabau itu akarnya sama dengan lima sila dalam Pancasila.
Prof. Sufyarma juga menambahkan berkaitan survey yang menyatakan bahwa beberapa kota dan kabupaten yang intoleran di Sumatera Barat, penelitian ini tidak tahu darimana sampelnya.
Baca juga: Musrenbang RKPD, Wawako Maigus Nasir: Penting Sinergi dan Kolaborasi untuk Kemajuan
"Ada kemungkinannya bahwa penelitian tersebut ditunggangi oleh kepentingan kelompok tertentu. Jadi, biar saja dia, tidak usah dibahas lagi," ungkap Ketua Persatuan Tarbiyah Islamiyah PERTI Sumatera Barat itu.
Ahmad Nurul Huda, seorang Dosen dari Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN IB) Padang juga mengajukan beberapa pertanyaan. Diantaranya adalah mengenai Pancasila dalam praktisnya di kehidupan ekonomi masyarakat yang seharusnya menganut azas kekeluargaan hingga bagaimana caranya memaknai secara bijak sila keempat dalam Pancasila.
Menanggapi hal ini, Prof. Sufyarma menyatakan bahwa perekonomian di Indonesia itu ada koperasi, BUMN, serta swasta. Harus diperkuat. Jika hal ini tidak dilakukan, maka ekonomi Pancasila akan lambat laun akan menghilang di Indonesia. (*/bi)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- KAI Divre II Sumbar Gelar Ramp Check untuk Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan Angkutan Lebaran
- KAI Divre II Sumbar Imbau Masyarakat Tidak Ngabuburit di Jalur Kereta Api Demi Keselamatan
- Datuak Febby: Keterbukaan Informasi Penting untuk Efisiensi Anggaran
- Wako Fadly Amran Instruksikan Damkar Siram Material Tercecer di Jalan Bypass
- Kapolda Sumbar Hadiri Launching Penguatan Program Pekarangan Pangan Lestari