Pasbar Siap Jalankan PSBB Tahap Dua, Tingkatkan Sosialisasi dan Perketat Aturan

PASAMAN BARAT, binews.id - Bupati Pasaman Barat (Pasbar), H. Yulianto nyatakan Pasbar siap untuk perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar. Usai Berakhirnya Pemberlakuan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Tahap pertama di Provinsi Sumatera Barat.
Hal itu dikatan Yulianto, saat melakukan Jumpa Pers di Media Center Kantor Bupati Pasaman Barat, Selasa, 5 Mei 2020. Bahwasanya, Berdasarkan Hasil Rapat Kerja Gubernur Bersama Bupati dan Walikota se Sumatera Barat pada beberapa waktu lalu, telah diambil kesepakatan bersama untuk melakukan Perpanjangan Pemberlakuan PSBB di seluruh Wilyah Provinsi Sumatera Barat.
"Beberapa waktu lalu, pada saat evaluasi pelaksanaan PSBB tahap pertama. Kita juga melakukan pengambilan kesepakatan perpanjangan PSBB selama waktu 24 hari kedepan atau sampai tanggal 29 Mei 2020," ujar Yulianto.
Yulianto juga mengatakan, pada pemberlakuan PSBB Tahap kedua ini, Ia bersama DPRD dan unsur Forkopimda Kabupaten Pasaman Barat juga menhimbau kepada seluruh masyarakat Pasaman Barat untuk mematuhi segala peraturan terkait PSBB tersebut.
Baca juga: Pemko Bukittinggi Akan Gelar Pasar Murah di Lapangan Kantin
Lanjutnya, Yulianto juga mengatakan, pihaknya juga akan memperketat semua peraturan terkait Pemberlakuan PSBB tersebut dan juga akan lebih memberikan pemahaman dan sosialisasi kepada masyarakat terkait aturan-aturan yang diterapkan pada pelaksanaan PSBB tersebut.
"Kita akan terus memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang, aturan-aturan dalam pemberlakuan PSBB ini. Karena, sama-sama kita lihat, pada Pemberlakuan PSBB pada tahap pertama ini, masih banyak masyarakat yanf berkumpul dan tidak menngunakan masker," terang Yulianto.
Selain itu, Yulianto juga mengatakan bahwa Penjagaan dan Pemeriksaan di Pos Perbatasan akan lebih ditingkatkan. Karwna mengingat, pada saat bulan suci ramadhan ini, akan ada kemungkinan masyarkat yang akan pulang kampung.
"Pemeriksaan di Posko Perbatasan ini akan kita perketat, kendaraan yang melewati pos perbatasan ini juga harus jelas arah dan tujuannya, juga kapasitas penumpang nya pun haru sesuai aturan yang berlaku dalam PSBB," ungkapnya.
Baca juga: Kembali Mutasi Bergulir di Lingkungan Pemko Bukittinggi,64 Pejabat Dilantik Wako Erman Safar
"Mari kita bersama-sama patuhi aturan PSBB ini, selalu memakai masker dan menerapkan Gaya Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Sehingga, kita dapat mencegah penularan dan pemutusan mata rantai Covid-19 di Kabupaten Pasaman Barat dapat tetlaksana," tutup Yulianto. (iyan)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Perayaan HUT Ke-3 Klinik Mitra Pasbar, Bertekad Meningkatkan Derajat Kesehatan Warga
- Hadir Seminar Parenting, Nevi Zuairina Ingatkan Dampak Negatif Akibat Pemakaian Gadget Yang Berlebih
- Pemkab Pasbar Gencarkan Sosialisasi Cegah Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
- Siaga PMK Pada Ternak, Ini yang Dilakukan DTPHP Pasbar
- Limbah Jarum Suntik Bererakan di Lingkungan Dinkes Pasbar
Progul Dokter Warga Mulai Layani Masyarakat Kota Padang
Kesehatan - 24 Februari 2025
Jaga Kesehatan Pegawai, KAI Divre II Sumbar Gelar Medical Check Up
Kesehatan - 19 Februari 2025
Mahyeldi Jalani Medical Check-Up di RS Unand Jelang Pelantikan
Kesehatan - 14 Februari 2025
KAI Divre II Sumbar Gelar Pengobatan Gratis terhadap 228 Pensiunan
Kesehatan - 10 Februari 2025