Bertajuk Nan Tuo Dihormati, Samo Gadang Kawan Baiyo
Dinas Kebudayaan Bersama Anggota DPRD Sumbar Hidayat Edukasi Siswa SMK 7 Nilai-Nilai ABS - SBK

Dengan kondisi sekarang ini banyak perusahaan BUMN dan BUMD yang mengurangi karyawannya. Siswa dan siswi SMK 7 Padang harus memenuhi dua syarat untuk bisa eksis di dunia kerja. Yakni, harus jadi luar biasa dan bermanfaat untuk orang banyak.
Hidayat mengingatkan, jangan sampai tamatan SMK 7 Padang jadi penonton. Tapi harus tingkatkan kualitas dan kapasitas diri. Jika siswa jurusan tari harus jadi penari hebat dan bahkan harus bisa jadi pelatih tari.
"Siswa jurusan perfilman harus bisa membuat film, jadi kameramen, desain grafis dan lainnya. Siswa jurusan tata rias atau kecantikan jadilah profesional di dunia tata rias. Harus fokus satu-satu, sesuai minat dan bakat dalam diri," ajaknya.
Baca juga: Anggota DPRD Sumbar Verry Mulyadi Serap Aspirasi Masyarakat di Kampung Baru
Hidayat menyambut baik dilaksanakannya Edukasi ABS-SBK di SMK 7 Padang ini. Dengan kegiatan kerjasama SMK 7 Padang dengan Dinas Kebudayaan Sumbar ini, ada penguatan nilai-nilai adat dan ABS-SBK. Yakni, saling menghargai, menghormati, disiplin bertanggungjawab dan melaksanakan fungsi sesuai perannya.
Termasuk juga penanaman nilai tujuan hidup dengan dua pilihan ingin menjadi manusia yang biasa saja atau luar biasa. Jika nilai-nilai ini sudah ditanamkan, maka persoalan tawuran yang terjadi tidak perlu dibahas lagi. Karena siswa yang tawuran itu adalah siswa yang paling bodoh.
"Sekarang kita sudah bertarung ide, gagasan, skill dan keahlian serta atitude. Saat ini juga sudah terjadi perubahan mendasar kemajuan teknologi informasi mlalui digitalisasi. Masih juga siswa tawuran. Karena itu saya bilang siswa tawuran ini paling bodoh," tegasnya.
Kepala SMK 7 Padang, Taharuddin menyambut baik dilaksanakannya Edukasi ABS-SBK ini. Dengan kegiatan ini, menurutnya, dapat kembali menanamkan nilai-nilai pendidikan di surau dan filosofi dari ABS-SBK.
Ketua Panitia Kegiatan Edukasi ABS SBK, Ridho Arifandi mengatakan, Dinas Kebudayaan Sumbar menjalankan pencapaian program unggulan (Progul) nomor dua Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah dan Wagub Audy Joinaldi. Yakni, Sumbar Religius dan Berbudaya. Hal ini diwujudkan dengan melakukan pembinaan masyarakat adat di Sumbar.
Kegiatan Edukasi ABS-SBK ini bertujuan meningkatkan pemahaman generasi milenial terhadap nilai-nilai adat dan budaya dengan menghadirkan dua narasumber. Yakni, Anggota DPRD Sumbar, Hidayat dan Akademisi dari Universitas Andalas (Unand), Donny Eros, SS, MA. (*/Mel)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Tahun Ke-9 Gerakan Masjid Bersih Digelar di Padang, Bersama Marbot dan 200 Ibu Siapkan Masjid Lebih Bersih dan Higienis Jelang Ramadan
- Tanam 205 Pohon Sengon di Bekas Tambang, PT Semen Padang Implementasikan Ekonomi Hijau untuk Dukung Asta Cita Pemerintah RI
- Dekranasda Kota Padang Tampilkan Produk Unggulan di INACRAFT 2025
- Puluhan Warga Ikut Sosialisasi, PT Semen Padang Dorong Gaya Hidup Sehat
- Pj Wako Padang Tekankan Ketakwaan dan Profesionalitas ASN
Wabup Candra Buka Musda DPD KNPI Kabupaten Solok ke XIV Tahun 2025
Gaya Hidup - 26 Februari 2025
Dekranasda Kota Padang Tampilkan Produk Unggulan di INACRAFT 2025
Gaya Hidup - 07 Februari 2025