Tekan Angka Stunting di Ring 1 Perusahaan

Semen Padang Serahkan 41 Paket Bantuan Makanan Tambahan untuk Baduta

Rabu, 26 Oktober 2022, 08:35 WIB | Kesehatan | Kota Padang
Semen Padang Serahkan 41 Paket Bantuan Makanan Tambahan untuk Baduta
PT Semen Padang kembali menyerahkan paket bantuan makanan tambahan untuk bayi stunting berusia di bawah 2 tahun (Baduta) yang tersebar di ring 1 perusahaan yang meliputi tiga kecamatan di Kota Padang, yaitu Lubuk Kilangan, Pauh, dan Lubuk Begalung. IST
IKLAN GUBERNUR

PADANG, binews.id -- PT Semen Padang kembali menyerahkan paket bantuan makanan tambahan untuk bayi stunting berusia di bawah 2 tahun (Baduta) yang tersebar di ring 1 perusahaan yang meliputi tiga kecamatan di Kota Padang, yaitu Lubuk Kilangan, Pauh, dan Lubuk Begalung.

Kali ini, bantuan makanan tambahan itu berjumlah 41 paket dan diserahkan Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Padang, Genny Hendri Septa, di aula Kantor Camat Lubuk Begalung, Jumat (21/10/2022).

Dalam penyerahan bantuan makanan tambahan itu, hadir Camat Lubuk Kilangan, Elfian Putra Ifadi, Camat Pauh, Yoserizal dan Plh. Camat Lubuk Begalung, Fauzil Mahfuz, serta Kepala Puskesmas Lubeg, dr. Sari Ramadhani, dan Kepala Pimpinan Kesehatan Masyarakat (PKM) Pengambiran, dr. Aprilini. F.

Ketua TP-PKK Kota Padang, Genny Hendri Septa, mengapresiasi PT Semen Padang yang konsisten memberikan bantuan makanan tambahan untuk Baduta di tiga kecamatan di Kota Padang. Apalagi, bantuan ini juga sejalan dengan program Pemko Padang dalam menekan angka stunting di Kota Padang.

Baca juga: DPRD Padang Dukung Wacana Surat Keterangan Bebas HIV/AIDS untuk Calon Pengantin

Bahkan, persoalan stunting ini juga menjadi isu nasional dan menjadi tanggung jawab bersama untuk menurunkan angka stunting. Mulai dari pemerintah, instansi-instansi dan seluruh kader PKK. "Makanya, kami apresiasi PT Semen Padang yang peduli terhadap kondisi stunting ini," katanya.

Pada kesempatan itu, Genny juga mengajak kader PKK di Kota Padang untuk memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat apa itu stunting, termasuk bagaimana cara pencegahannya. Sebab, stunting terjadi mulai dari bayi masih dalam kandungan sampai berusia 2 tahun.

"Nah, dalam masa-masa ini, tentunya ibu hamil harus mulai memeriksakan kesehatan janinnya secara rutin. Kemudian setelah melahirkan, juga rutin melakukan pemeriksaan kesehatan balitanya. Makanya, saya harap peran ibu-ibu PKK untuk dapat memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat," ujarnya.

Di tempat terpisah, Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z. Lubis mengatakan, penyerahan makanan tambahan untuk Baduta ini merupakan bagian dari kampanye 'Perang Melawan Stunting' yang dilakukan Semen Padang.

Baca juga: DPRD Sumbar Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Jawaban Gubernur atas Ranperda SPBE

Kampanye ini juga dilanjutkan dengan MoU antara Semen Padang dengan Pemko Padang tentang Percepatan Penurunan Angka Stunting yang menjadi isu nasional, dan MoU tersebut dilakukan pada 17 Agustus 2022. MoU ini, sekaligus menjadikan Semen Padang sebagai Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS), khususnya ring 1 perusahaan.

Halaman:
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: