Riza Falepi : Karantinakan OTG Positif Covid-19 yang Masih Keluyuran

PAYAKUMBUH, binews.id -- Wali Kota Payakumbuh H. Riza Falepi gusar. Ia marah besar, karena mengetahui dari warga dan aplikasi IT yang dimiliki gugus tugas, masih ada OTG yang Positif Covid-19, masih keluar rumah atau keluyuran kemana-mana.
Untuk mengatasi hal dimaksud, Wali Kota Riza Falepi langsung memerintahkan Kadiskes Bakhrizal bersama Satpol dan aparat penegak hukum, untuk mengkarantinakan OTG positif dimaksud di lokasi yang telah ditetapkan.
"Kita tidak ada lagi main tenggang rasa, percaya jika yang bersangkutan mampu mengisolasi diri di rumahnya masing-masing. Jika OTG dinyatakan positif, tak ada tawar menawar, yang bersangkutan langsung di karantinakan," tegas Riza Falepi kepada awak media ini, Rabu (6/5) selepas berbuka puasa.
Di Payakumbuh, sebut Riza, ada tiga lokasi karantina yang disiapkan pemko. Masing-masing di SKB (Sanggar Kegiatan Belajar) di Balai Jariang, Payakumbuh Timur. Kemudian di Asrama Diklat Peternakan di Ibuah serta di Asrama BLK di Seberang Betung, keduanya di Payakumbuh Barat. Ketiga lokasi karantina itu mampu menampung 75 lebih OTG positif Covid-19.
Baca juga: Pemko Bukittinggi Akan Gelar Pasar Murah di Lapangan Kantin
Menurut wali kota, jika ada yang menantang petugas, tak perlu takut. Sebaliknya, angkat saja orang tersebut dan ancam dengan undang-undang karantina.Yang bersangkutan dapat diancam dengan kurungan 1 tahun penjara.
"Dampak bertambahnya kasus positif Covid-19, hingga mencapai 11 kasus per 6 Mei ini, OTG atau orang tanpa gejala di Payakumbuh kian banyak di kota ini. Saat ini sudah mencapai angka 300 lebih OTG, ini sudah berbahaya," kata Riza.
"Makanya, terhadap OTG yang sudah diketahui petugas, dan yang bersangkutan diperintahkan isolasi mandiri di rumah hingga hasil lab SWAB keluar, jangan sampai keluar rumah juga. Mari kita bersama memutus mata rantai Covid-19 ini," ajak wako. (edo)
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- Nevi Zuairina Menghadiri Seminar Parenting Bersama Wali Murid SDIT An Nadzir Payakumbuh
- Ketua TP-PKK Ummi Harneli: Istri Kepala Daerah Harus Perhatikan Soal Penanganan Stunting
- Safari Ramadhan Ketua DPRD Sumbar, Supardi Prihatin Masih Ada Stunting di Kota Payakumbuh
- Kelurahan NDB Payakumbuh Gencarkan Sosialisasi Vaksinasi Anak
- Gebyar Vaksinasi Sapu Jagat, Dinkes Payakumbuh Keluarkan Jadwal per Kelurahan
Progul Dokter Warga Mulai Layani Masyarakat Kota Padang
Kesehatan - 24 Februari 2025
Jaga Kesehatan Pegawai, KAI Divre II Sumbar Gelar Medical Check Up
Kesehatan - 19 Februari 2025
Mahyeldi Jalani Medical Check-Up di RS Unand Jelang Pelantikan
Kesehatan - 14 Februari 2025
KAI Divre II Sumbar Gelar Pengobatan Gratis terhadap 228 Pensiunan
Kesehatan - 10 Februari 2025