Kembali Wako Erman Safar Merotasi 38 Pejabat di Lingkungan Pemko Bukittinggi
BUKITTINGGI - Pemerintah Kota Bukittinggi kembali gelar mutasi dan rotasi untuk 38 pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator dan pejabat pengawas.
Pelantikan dilakukan langsung Wali Kota Bukittinggi, di Aula Balaikota, disaksikan Sekdako,Asisisten dan Kepala OPD di Kota Bukittinggi, Jumat (24/03).
Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, menjelaskan, proses mutasi dan rotasi ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan di sejumlah SKPD. Untuk para pejabat eselon II merupakan hasil lelang jabatan yang dilaksanakan beberapa minggu terakhir.
Baca juga: 26 ASN Kemenag Pasaman Barat Terima SK Mutasi
"Beberapa jabatan di pemerintahan yang kosong, saat ini sudah terisi. Masih ada memang yang kosong dan akan diisi secepatnya. Dalam tahapan pergeseran ini, banyak pertimbangan yang dasarnya adalah bagaimana organisasi pemerintahan ini berjalan baik," ungkap Erman.
Wako menambahkan, proses mutasi ini, tidak ada sangkut pautnya dengan unsur politik. "Malah ini kita lakukan untuk menjaga keseimbangan pemerintahan di tengah masyarakat, pada tahun politik ini," tegasnya.
Dari 40 pejabat yang dilantik itu, terdapat enam orang pejabat eselon II. Wahyu Bestari sebagai Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Herriman sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Roffie Andria sebagai Kepala Dinas Pariwisata. El Qadri sebagai Kepala Kesbangpol. Teddy Hermawan sebagai Kepala BKPSDM. Nenta Oktavia sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga.
(Ma)
Baca juga: Gerbong Mutasi Pemko Padang Mulai Bergerak, Wako Fadly Amran Lantik 122 Pejabat Eselon III dan IV
Penulis: Medio
Editor: Adrian Tuswandi
Berita Terkait
- Sekdaprov Sumbar Lantik 44 Pejabat Administrator dan Pengawas Eselon III dan IV
- Pemprov Sumbar Siapkan Pengembangan BRT di Dua Kawasan Aglomerasi
- Pemprov Sumbar dan Pemko Bukittinggi Sinkronkan Program Strategis Pembangunan
- Jaga Kelestarian Adat dan Budaya Minangkabau, Dinas Kebudayaan Sumbar Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Pemangku Adat
- Hasil Monev KI Sumbar 2024: 29 Badan Publik Informatif, 172 Tidak Informatif






