BI Sumbar Imbau Masyarakat Sebaiknya Tukarkan Uang Baru di Kas Keliling BI dan Perbankan

PADANG, binews.id - Mendekati perayaan Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) mengajak masyarakat untuk menukar uang lamanya dengan uang baru.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumatera Barat, Endang Kurnia Saputra mengatakan, BI Sumbar bekerja sama dengan beberapa bank di Sumbar dan telah menyiapkan Rp3,12 triliun uang baru dari berbagai pecahan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Untuk memudahkan proses penukaran uang, BI Sumbar telah menyiapkan kas keliling yang akan dilakukan di berbagai tempat. Kas keliling ini akan melibatkan perbankan dan akan digelar di Masjid Raya Sumatera Barat pada tanggal 15 April 2022. Selain itu, kas keliling juga akan mengunjungi pasar-pasar dan kantor pos," katanya saat kegiatan media briefing di Padang, Rabu (12/4/2023).
Deputi Kepala Perwakilan BI Sumbar, Dadang Arif Kusuma, mengimbau masyarakat untuk menukarkan uangnya di bank-bank untuk menghindari uang palsu atau uang yang rusak. Selain itu, menukarkan uang di bank juga dapat menghindari adanya jumlah uang yang tidak sesuai. Dan yang paling penting, tidak ada biaya tambahan untuk setiap penukaran.
Baca juga: DPRD Padang Dukung Wacana Surat Keterangan Bebas HIV/AIDS untuk Calon Pengantin
"Dari Rp3,12 triliun uang baru yang disediakan, saat ini sudah terdapat realisasi serapan sebesar Rp1,4 triliun atau 45,15 persen. Pecahan uang yang paling banyak ditukarkan oleh masyarakat adalah Rp5000," ujarnya. (mel)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Kota Padang Perkuat Ekonomi Kreatif Lewat Bimtek Branding Digitalisasi
- Permudah Akses Perbankan untuk UMKM, Pemko Padang Bersinergi dengan CIMB Niaga
- Evaluasi untuk Adinata Syariah 2025, Gubernur Mahyeldi Targetkan Sumbar Kembali Raih Juara Umum
- OJK: Likuiditas Perbankan 2025 Masih Ketat, Sektor Pertanian Perlu Digenjot
- Wakil Ketua DPRD Sumbar Iqra Chissa Inisiasi Pemprov dan Pertamaina Terkait Stabilisasi Stok BBM