Guru SMA, SMK Serta SLB Negeri Yang Non PNS Dapat Insentif Dan THR Dari Pemko Bukittinggi
BUKITTINGGI - Di Bukittinggi tahun 2023 ini tercatat 98 orang Guru SMA,SMK dan SLB Negeri non PNS yang jadi kewenangan Pemerintah Propinsi Sumatera Barat, mendapat insentif dari Pemko Bukittinggi.
Insentif itu untuk triwulan I ( Januari sampai Maret 2023) serta THR telah di cairkan sebelum lebaran yang lalu.
Pemberian Insentif dan THR kepada guru SMK,SMK dan SLB Negeri non PNS itu, sebagai bukti Pemerintahan Kota Bukittinggi konsisten memperhatikan kesejahteraan guru non PNS, neskipun itu menjadi kewenangan Propinsi,jelas Wako Erman Safar.
Menurut Wako, tahun 2023 ini, Pemko Bukittinggi telah nengalokasikan anggaran Rp9,4 miliyar lebih melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk uang komite dan honor guru non PNS untuk SMA negeri sederajat di Kota Bukittinggi, jelas Wako Erman Safar.
Untuk tahun 2023 ini total guru SMA, SMK dan SLB Negeri di Bukittinggi 98 orang. Seluruhnya diberikan insentif Rp500 ribu per bulan dan THR Rp1 juta perorang. Total anggaran dana insentif dan THR untuk guru non PNS untuk SMA, SMK dan SLB Negeri sebesar Rp686 juta. Terdiri dari dana insentif untuk 12 bulan sebesar Rp588 juta dan THR yang dianggarkan sebanyak Rp98 juta, ungkap Erman Safar.
"Dana ini telah kita anggarkan di tahun 2023 melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK). Realisasinya melalui sekolah masing masing. Alhamdulillah sudah dicairkan untuk insentif triwulan I dan juga THR Idul Fitri 1444 H ini," ungkap Wako, Rabu (26/04), usai Apel Gabungan di halaman Balaikota.
Selain itu,Pemko Bukittinggi juga menganggarkan dana insentif dan THR untuk guru SMA, SMK dan SLB Swasta serta subsidi uang komite pelajar SMA swasta se derajat Kota Bukittinggi sebesar Rp4 milyar lebih. Dana ini dicairkan melalui metode hibah di Bagian Kesra Setdako Bukittinggi.
"Kami menghormati dan menyayangi semua guru non PNS yang ada di lingkungan Pemko Bukittinggi. Walaupun ini tanggung jawab provinsi, kesejahteraan pendidik tingkat SLTA ini harus ditingkatkan. Karena pada saat ini kami melihat kesejahteraan untuk guru non PNS minim sekali makanya kami bantu tiap bulan dan THR-nya," jelas Erman Safar.
Baca juga: Gubernur Resmikan Samsat Drive Thru Langsek Manih, Permudah Warga Bayar Pajak di Sijunjung
Wako mengharapkan, dengan adanya bantuan insentif ini, dapat meningkatkan kinerja dan semangat kerja pendidik dan tenaga kependidikan di Kota Bukittinggi dalam mewujudkan Bukittinggi sebagai kota yang Hebat bidang pendidikan, pungkasnya.
(Ma)
Penulis: Medio
Editor: Adrian Tuswandi
Berita Terkait
- Sekdaprov Sumbar Lantik 44 Pejabat Administrator dan Pengawas Eselon III dan IV
- Pemprov Sumbar Siapkan Pengembangan BRT di Dua Kawasan Aglomerasi
- Pemprov Sumbar dan Pemko Bukittinggi Sinkronkan Program Strategis Pembangunan
- Jaga Kelestarian Adat dan Budaya Minangkabau, Dinas Kebudayaan Sumbar Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Pemangku Adat
- Hasil Monev KI Sumbar 2024: 29 Badan Publik Informatif, 172 Tidak Informatif






