Lomba Pidato Kepahlawanan Bagindo Azizchan
Menyalakan Kembali Api Kepahlawanan, Hidayat: Para Milenial Menjadi Agen Perubahan

PADANG, binews.id -- Lomba Pidato Kepahlawanan Bagindo Azizchan tingkat SMA/SMK/MA se Kota Padang tahun 2023 yang digelar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat sudah memasuki tahap final.
Hidayat, S.S., M.H, selaku pemilik dana aspirasi pokok pikiran, sekaligus anggota Komisi V DPRD Sumbar mengatakan, sebagai anggota DPRD mempunyai hak mengusulkan sebuah kegiatan yang dapat menjadi mesin dan energi percepatan pembangunan di seluruh sektor kehidupan, termasuk pembangunan mental sumber daya manusia, salah satunya dengan lomba pidato kepahlawanan Bagindo Azizchan ini.
"Saya melihat spirit perjuangan, nilai-nilai prinsip kepahlawanan, heroikisme, ketulusan berjuang, dan rela berkorban yang tertanam dalam jiwa pahlawan nasional kita, Bagindo Azizchan. Semangat ini perlu dibangkitkan kembali untuk menyelesaikan persoalan-persoalan jiwa seperti kegotong-royongan, kualitas silaturahmi sosial yang menurun, kurangnya tanggung jawab, penurunan disiplin, dan kurangnya pengorbanan untuk kepentingan banyak orang," ujar Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sumbar ini.
Menurut Hidayat, sehebat apapun seseorang, kehebatannya hanya bermanfaat jika dapat memberikan manfaat bagi sesamanya. Persoalan individualisme dan sikap "menang sendiri" yang mewabah saat ini perlu diisi kembali dengan semangat untuk menjadi agen pembawa pesan dalam komunitas dan masyarakat.
Baca juga: Paripurna DPRD Sumbar, Fraksi Gerindra Dukung Penerapan SPBE untuk Layanan Publik yang Lebih Efisien
"Kita harus terus menyebarkan semangat disiplin, tanggung jawab, rela berkorban, dan mengedepankan kepentingan umum. Hal ini berlaku bagi pemimpin yang juga harus mengutamakan kepentingan bangsa dan negara serta masyarakat yang dipimpinnya. Pesan-pesan heroik dari pemimpin kita di masa lalu harus menjadi motivasi bagi kita semua," sebutnya.
Ini adalah saatnya pendidikan berkarakter dan sumber daya manusia yang menjadi panutan mulai dari generasi penerus yang bersekolah di tingkat pendidikan menengah.
Hidayat mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat yang telah menyelenggarakan lomba ini. Perpustakaan adalah tempat yang menyimpan segudang ilmu pengetahuan dan sangat berharga.
"Saya sangat mengapresiasi dan tidak menyangka bahwa para finalis lomba pidato ini mampu menyinkronisasikan nilai-nilai prinsip perjuangan yang dilakukan oleh pahlawan kita, Bagindo Azizchan, dengan kehidupan saat ini. Saya kagum melihat adik-adik mampu memetakan dan mengidentifikasi persoalan sosial, ekonomi, dan politik yang kita hadapi saat ini. Kesimpulannya, ternyata kaum milenial bukanlah kaum yang hanya berpangku tangan, bukan kaum rebahan.
Baca juga: Nevi Zuairina Hadiri Tarhib Ramadan di SMPIT Cahaya Madani Lubuk Sikaping
"Saya memiliki gagasan untuk melakukan pembinaan yang berkelanjutan dalam rangka menggugah kembali semangat kepahlawanan. Hal ini menjadi yang paling utama. Para milenial harus memiliki pemahaman politik yang baik, namun bukan dalam konteks politik praktis. Mereka harus bersih dari konteks politik praktis, tetapi memiliki pemahaman tentang ilmu pengetahuan dan pentingnya menjadi melek politik," pungkasnya.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Atase Agama Kedutaan Arab Saudi Kunjungi UNP, Perkuat Kerja Sama Pendidikan dan Keagamaan
- Atase Agama Kedutaan Arab Saudi Kunjungi UNP, Perkuat Kerja Sama di Bidang Pendidikan dan Keagamaan
- UNP Gelar Lokakarya Manajemen Penelitian, Hadirkan Narasumber dari University Malaya
- UNP Gelar Bunkasai XII, Perkenalkan Budaya Jepang Melalui Berbagai Kegiatan
- Efisiensi Anggaran, UNP Pastikan Kualitas Pendidikan Tetap Terjaga dan Tidak Berdampak Pada UKT