Menghadapi Lebaran Idul Adha 1444 H, Pemko Bukittinggi Akan Gelar GPM

BUKITTINGGI - Menjelang hari raya Idul Adha 1444 Hijriah/2023 Masehi. Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Pertanian dan Pangan akan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Rumah Dinas Wako Belakang Balok, pada Senin (26/6/2023)
Masyarakat Kota Bukittinggi yang hendak berbelanja kebutuhan pokok seperti beras, cabe, bawang merah, telur, sayuran, minyak goreng dan lain sebagainya dapat berbelanja pada Gerakan Pangan Murah (GPM ) dengan harga terjangkau.
Untuk mematangkan pelaksanaan GPM itu, telah dilaksanakan rapat persiapan yang dipimpin oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Bukittinggi, diwakili Kabid Ketahanan Pangan Ir. Nelfia di ruang rapat BPP Talao, Kamis, (22/6/2023),lalu
Rapat dihadiri oleh KTNA, PPL, Event Organezer (EO) dan beberapa pegawai Bidang Ketahanan Pangan.
Nelfia mengatakan, Gerakan Pangan Murah rencananya digelar pada tanggal 26 Juni 2023, dibuka secara resmi via Zoom jam 8.00 serentak di seluruh Indonesia oleh Badan Ketahanan Pangan Nasional.
Untuk Kota Bukittinggi akan dipusatkan di halaman Rumah Dinas Walikota Bukittinggi, Belakang Balok.
Kegiatan ini bertujuan mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok, terutama saat menjelang hari raya Idul Adha serta sebagai upaya menekan inflasi, dengan melibatkan Perum Bulog, KTNA, PPI (Persatuan Pedagang Indonesia), TTI (Toko Tani Indonesia), ikut disuport oleh Bank Indonesia, jelasnya.
Sementara Plt. Kadis Pertanian dan Pangan Abdul Halim, SPI, MSi mengatakan pada prinsipnya gerakan pangan murah ini memberikan kemudahan akses, harga yang murah dibawah harga pasar dengan kualitas bermutu. Sehingga kegiatan ini dapat mendekatkan akses pangan dengan masyarakat dan didapatkan harga yang lebih terjangkau serta stabilitas harga dan pasokan, ungkapnya.
Baca juga: Menko PMK, Dorong Pemerintah Daerah Optimalkan Sosialisasi Mitigasi Bencana
(Ma)
Penulis: Medio
Editor: Adrian Tuswandi
Berita Terkait
- Hasil Monev KI Sumbar 2024: 29 Badan Publik Informatif, 172 Tidak Informatif
- Sekretariat DPRD Sumbar Pertahankan Predikat OPD informatif
- Ketua DPRD Kunjungi RSAM Bukittinggi: Didorong Beri Masyarakat Pelayanan Terbaik
- Ciptakan Pemerintahan Bersih dan Akuntabel, Ketua DPRD Sumbar Ajak Masyarakat Melek Keterbukaan Informasi
- Komisi Informasi Sumbar Gelar Bimtek Penyelesaian Sengketa Informasi di Bukittinggi