Plt. Bupati Sabar AS Teken NPHD, Pasaman Siap Hadapi Pilkada 2024

PASAMAN, binews.id -- Plt. Bupati Pasaman Sabar AS tandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) bersama Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasaman.
"NPHD ini sekaligus menjadi bukti bahwa Kabupaten Pasaman siap menghadapi Pilkada tahun 2024."
Demikian dikemukakan Plt. Bupati Sabar AS, usai penandatanganan NPHD di ruang rapat Bupati Pasaman, Jumat (10/11).
Namun, kata Plt. Bupati, kendati besaran alokasi dana hibah mengalami sedikit penyesuaian, diharapkan tidak akan mengurangi semangat penyelenggara pemilu untuk tetap menggelar Pilkada yang berkualitas dan bermartabat di Kabupaten Pasaman.
Baca juga: SHE Challenge SIG Tahun 2025, Delapan Tim Bersaing di Fire Ground PT Semen Padang
"Pendanaan penyelenggaraan dan pengawasan Pemilu Kabupaten Pasaman tahun 2024, telah disepakati antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama KPU dan Bawaslu Kabupaten Pasaman. Tahun 2023 ini kita realisasikan 40% dan sisanya yang 60% dihibahkan melalui APBD Pasaman tahun depan di 2024." ujar Plt. Bupati.
Dijelaskan, penandatanganan NPHD merujuk pada Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri RI Nomor 900.1.9.1/16888/Keuda tanggal 29 September 2023, tentang pendanaan kegiatan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota/Wakil Walikota tahun 2024.
Surat edaran Mendagri tersebut menegaskan, anggaran penyelenggaraan Pemilu 100% ditanggung APBD masing-masing daerah.
Dan kepada penyelenggara Pemilu, diingatkan Bupati, untuk bisa meraih tiga sukses. Yakni sukses pelaksanaan, sukses hasil dan sukses pembiayaan.
Baca juga: PT Semen Padang Gelar Seminar di Puncak Bulan K3 Nasional untuk Perkuat Budaya K3
Plt. Bupati Sabar AS menambahkan, bila mengacu pada Pemilu legislatif 2019 lalu, kehadiran pemilih di Pasaman mencapai 81%, namun untuk Pilkada tahun 2020 hanya 64% pemilih yang datang ke TPS, dari 208.000 DPT yang ada di Kabupaten Pasaman masa itu.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Terkait Beredarnya Video di Media Sosial, KPU Pasaman Lakukan Klarifikasi
- Kinerja KPU Pasaman Berjalan Sukses, di Apresiasi Legislator Pemerintah Pasaman
- Hasil Audit Dana Kampanye Pilkada Pasaman 2024, KPU: Semua Paslon Dinyatakan Patuh
- Nurul Afif Anggota DPRD Pasaman Ajak Generasi Muda Teladani Nilai Kepahlawanan
- PPK Dan PPS Se-Pasaman Tegaskan Integritas Serta Netralitas Sebagai Penyelenggara Pemilu