Wako Erman Safar Minta Peningkatan Kapasitas Guru PAI di Bukittinggi

BUKITTINGGI - Walikota Bukittinggi Erman Safar serahkan paket lebaran sembako kepada 66 orang guru honor Pendidikan Agama Islam (PAI) dan penjaga sekolah se Kota Bukittinggi.
Paket sembak itu diserahkan secara simbolis oleh Wako bersama Kakan Kemenag Bukittinggi, di Aula Kantor Kemenag, Jumat (05/04).
Pada kesempatan itu, Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, memberikan apresiasi kepada perkumpulan Guru PAI di Bukittinggi yang telah peduli dengan sesama.
Menurut Wako, Pemko Bukittinggi, selalu mencoba untuk meramu kebijakan anggaran untuk peningkatan kesejahteraan guru.
Baca juga: Wawako Marfendi Irup Upacara HUT Korpri ke 53 dan Hut PGRI ke 79 Tahun 2024
" Kita akan tetap bantu,meski jumlah guru honor ini banyak, tapi mungkin angkanya masih cukup kecil hanya sebesar Rp600 ribu per bulan. Ini akan terus kita coba bahas bersama untuk peningkatannya," ungkap Erman.
Wako berharap, organisasi guru agama ini harus aktif, agar bisa memasukkan proposal hibah. Sehingga dengan proposal itu, pemerintah bisa bantu organisasi guru.
"Kami memang agak menuntut porsi agama di sekolah itu dilebihkan. Sementara, kita belum bisa bantu lebih terhadap honor guru. Tapi, kita bisa bantu melalui organisasi. Untuk itu, juga butuh peningkatan kapasitas guru PAI ini," harapnya.
Sementara Kepala Kantor Kemenag Bukittinggi, Eri Iswandi, menyampaikan, sampai saat ini tercata guru PAI di Bukittinggi 245 orang yang tersebar di setiap sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMA sederajat. Namun, dari jumlah itu terdapat 66 guru, yang masih berstatus honor.
Baca juga: Pemko dan DPRD Bukittinggi Sepakati Tiga Ranperda Menjadi Perda
Bantuan yang diserahkan hasil koordinasi,dengan seluruh guru PAI yang sudah PNS danbtelah bersertifikasi, sehingga disimpulkan dilahirkan program berbagi sesama guru PAI. Mereka yang berstatus PNS dan telah sertifikasi, peduli serta berbagi sesama dengan guru yang masih berstatus honor serta sejumlah pejaga sekolah. Kegiatan merupakan terobosan baru tahun ini, didukung penuh oleh Kemenag Bukittinggi," ungkapnya.
Penulis: Medio
Editor: Adrian Tuswandi
Berita Terkait
- Hasil Monev KI Sumbar 2024: 29 Badan Publik Informatif, 172 Tidak Informatif
- Sekretariat DPRD Sumbar Pertahankan Predikat OPD informatif
- Ketua DPRD Kunjungi RSAM Bukittinggi: Didorong Beri Masyarakat Pelayanan Terbaik
- Ciptakan Pemerintahan Bersih dan Akuntabel, Ketua DPRD Sumbar Ajak Masyarakat Melek Keterbukaan Informasi
- Komisi Informasi Sumbar Gelar Bimtek Penyelesaian Sengketa Informasi di Bukittinggi