Kembali Pemko Bukittinggi Menggelar Sekolah Keluarga Diikuti 360 Warga,Diantaranya Pra Lansia

BUKITTINGGI - Kembali Pemko Bukittinggi menggelar sekolah keluarga angkatan ke V tahun 2024.
Untuk angkatan ke V ini, diikuti 360 Warga Bukittinggi, dimulai untuk lansia sebanyak 125 orang
Kegiatan tersebut dibuka Wali Kota Bukittinggi,diwakili Sekda, Martias Wanto,di balairung rumah dinas walikota, Jumat (26/04).
Pada kesempatan itu, sekda mengatakan, keluarga merupakan sekolah pertama yang sangat menentukan masa depan bangsa. Untuk itulah, Pemko berinisiatif melanjutkan program sekolah keluarga ini, karena manfaatnya terasa dalam meningkatkan ketahanan dan kualitas keluarga.
Baca juga: Wawako Marfendi Irup Upacara HUT Korpri ke 53 dan Hut PGRI ke 79 Tahun 2024
"Bapak Wali Kota menyampaikan pesan, bahwa, sekolah keluarga ini menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sepanjang ada lansia, akan tetap dilaksanakan sekolah keluarga," ujarnya.
Sekolah keluarga di Kota Bukittinggi sudah berlangsung sebanyak empat angkatan sejak tahun 2018 dan 1 angkatan lanjutan. Sedangkan tahun ini merupakan angkatan lima yang keilmuannya juga digabung dengan sekolah lansia.
Hal ini selaras dengan pembangunan keluarga yang berkualitas yang merupakan kegiatan yang mendukung visi dan misi walikota Bukittinggi.
Sekolah lansia adalah salah satu upaya pendidikan secara non formal, merupakan pembelajaran bagi lansia terutama lansia yang masih potensial dalam keluarga dan masyarakat, jelas Martias Wanto.
Baca juga: Pemko dan DPRD Bukittinggi Sepakati Tiga Ranperda Menjadi Perda
Lebih lanjut Sekdako Bukittinggi Martias Wanto mengatakan, Sekolah keluarga ini bertujuan untuk mewujudkan lansia yang smart (sehat, mandiri, aktif, produktif dan bermartabat) melalui dimensi lansia tangguh yaitu: dimensi spritual, dimensi fisik, dimensi emosional, dimensi intelektual, dimensi sosial kemasyarakatan, dimensi profesional vokasional dan dimensi lingkungan.
Penulis: Medio
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Ratusan Murid SLB se Kota Payakumbuh Warnai Pawai Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2024
- Pemko Bukittinggi Gelar Aksi Bergizi Pada Anak Sekolah
- Geliat Industri Halal Sumbar, Gubernur Mahyeldi Buka Pelatihan bagi 40 Juru Sembelih Halal Ruminansia
- Hadiri Rakor Kepala SMK se-Sumbar, Ketua DPRD Supardi: Kepala Sekolah SMK Harus Ciptakan SDM Lulusan Produktif
- SD IT dan TK IT Adzkia Bukittinggi Gelar Sosialisasi Undang-Undang Bersama Hj. Nevi Zuairina