Peringatan 76 Tahun Peristiwa Situjuah

Gubernur: Persatuan Harus Tercermin dalam Pikiran, Ucapan dan Tindakan

Kamis, 16 Januari 2025, 11:36 WIB | Pemerintahan | Kota Padang
Gubernur: Persatuan Harus Tercermin dalam Pikiran, Ucapan dan Tindakan
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah bertindak selaku Inspektur pada Upacara Peringatan Peristiwa Situjuah ke-76 di Lapangan Chatib Soelaiman, Lurah Kincia, Situjuah Batua, Rabu (15/01/2025). IST
IKLAN GUBERNUR

PADANG, binews.id -- Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah bertindak selaku Inspektur pada Upacara Peringatan Peristiwa Situjuah ke-76 di Lapangan Chatib Soelaiman, Lurah Kincia, Situjuah Batua, Rabu (15/01/2025).

Dalam amanatnya, Gubernur menekankan bahwa membangun dan menjaga kedaulatan bangsa membutuhkan semangat persatuan yang tercermin dalam pikiran, ucapan, serta tindakan.

"Sejarah mencatat terbentuknya PDRI pada 1948 di bawah kepemimpinan Mr. Syarifuddin Prawiranegara, sebagai respons atas pendudukan Belanda atas Ibu Kota Yogyakarta dalam masa Agresi Militer Belanda II. Peristiwa Situjuah sendiri adalah mata rantai sejarah PDRI, tentang bagaimana pendahulu kita para pejuang bangsa, meregang nyawa demi mempertahankan kedaulatan bangsa," ujar Gubernur.

Sejarawan mencatat, sambung Gubernur, Peristiwa Situjuah telah menewaskan puluhan pejuang bangsa, termasuk Chatib Soelaiman yang tengah memimpin para geriliyawan untuk merencanakan penyerangan terhadap Belanda yang tengah menduduki Payakumbuh. Dari fakta sejarah itu, maka dapat ditegaskan bahwa PDRI adalah penyambung nyawa bangsa.

Baca juga: DPRD Padang Dukung Wacana Surat Keterangan Bebas HIV/AIDS untuk Calon Pengantin

Gubernur juga mengatakan, ungkapan terima kasih yang paling baik ialah dengan cara meresapi pengorbanan pejuang bangsa, sebagai suri tauladan dan contoh dalam membangun bangsa ke depan. Terutama sekali semangat persatuan yang patut dicontoh dalam usaha bersama membangun bangsa.

"Kemerdekaan bisa dipertahankan karena adanya kekompakan dan persatuan. Ini harus kita resapi sebagai pelajaran. Semangat persatuan harus dirawat dalam rangka mempertahankan kedaulatan bangsa. Mari kita nomor satukan persatuan. Dahulukan kepentingan bangsa ketimbang kepentingan individu dan kelompok," ujar Gubernur lagi.

Terlebih, sambungnya, Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tengah berusaha mewujudkan Visi Indonesia Emas pada tahun 2045. Menurut Gubernur, visi tersebut akan terealisasi dengan hadirnya semangat persatuan yang terus tercermin dalam pikiran, ucapan, dan perbuatan.

Hadir mewakili Menteri Pertahanan dalam upacara tersebut, Kapus BMN Baranahan Kemhan RI, Marsekal Pertama Sutisna Kurniawan, dan Kabid III Evlap BMN Pus BMN Baranahan Kemhan, Kolonel Cpl Yudha Adillah. Selain itu turut hadir, Bupati Lima Puluh Kota, Safaruddin; Pj Wali Kota Payakumbuh, Suprayitno; jajaran Forkopimda Sumbar, Forkopimda Lima Puluh Kota dan Payakumbuh, lintas OPD terkait, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. (bi/adpsb/isq/rio)

Baca juga: Baksos Polri Presisi, Pemko Padang Apresiasi Pembagian Sembako oleh Polresta

Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: