Dukung Simulasi Gempa dan Tsunami, Maifrizon: Gedung DPRD Sumbar Aman untuk Tempat Evakuasi
Warga yang mengikuti simulasi melibatkan siswa sekolah dasar, menengah dan tingkat atas. Kemudian mahasiswa di perguruan tinggi, hotel, rumah sakit, perusahaan swasta, pasar dan sebagainya.
Simulasi ini dalam rangka peningkatan kapasitas masyarakat dalam mengenali tanda gempa berpotensi tsunami, evakuasi mandiri, arahan evakuasi, dan koordinasi antar pengendali evakuasi di lapangan.
Tepat jam 10.00 WIB sirene berbunyi sebagai tanda peringatan terjadi gempa diiringi tsunami. Begitu peringatan dini tsunami dibunyikan, petugas memberikan arahan kepada warga untuk menyelematkan diri ke tempat evakuasi yang telah ditentukan. Petugas mengarahkan bagi warga untuk menyelematkan diri antara 20-30 menit. (bi/rel/mel)
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- PLN UID Sumbar Lepas 15 Relawan Kelistrikan untuk Bertugas di Aceh
- APBMI Sumbar Serahkan Bantuan Huntara dan Toren Air bagi Warga Batu Busuk
- Pemko Padang Terima Donasi Tanggap Bencana Dari PB PGRI
- Bupati Solok Hadiri Rakor Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Hidrometeorologi di Sumatera Barat
- Skema Bantuan Rumah Korban Banjir dan Longsor di Tiga Provinsi Ditetapkan



