Banjir, Longsor, dan Angin Kencang Melanda Berbagai Wilayah Indonesia, BNPB Keluarkan Imbauan Waspada
Sebanyak 7 KK atau 24 jiwa terdampak, dengan 7 rumah mengalami rusak berat. BPBD Kabupaten Halmahera Timur segera berkoordinasi dengan aparat desa, Bhabinkamtibmas, dan masyarakat untuk melakukan asesmen serta pendataan kerusakan. Hingga Senin malam, cuaca di wilayah tersebut masih dilaporkan hujan disertai angin kencang, sehingga masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan.
BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seiring meningkatnya intensitas hujan di berbagai daerah. Masyarakat juga diharapkan menjaga kebersihan saluran air, menghindari aktivitas di sekitar tebing atau aliran sungai saat hujan deras, serta segera melapor kepada aparat desa atau BPBD setempat apabila terlihat tanda-tanda bencana seperti kenaikan debit air, longsoran kecil, atau angin kencang. (bi/rel/mel)
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- Ombudsman RI Soroti Kecelakaan Kereta di Bekasi, Desak Evaluasi Menyeluruh Sistem Pelayanan Publik
- Jadup Rp272,7 Miliar Disalurkan untuk 54 Ribu Penyintas Bencana di Sumatera, Aceh Terbanyak
- BNPB RI Salurkan Dana Stimulan Pembangunan Rumah Rusak Ringan dan Sedang di Tanah Datar Sebesar Rp2,865 Miliar
- Sumbar Didorong Jadi Daerah Percontohan Nasional Dalam Penanganan Bencana
- Kasatgas Tito: Pembersihan Lumpur Jadi Kunci Pemulihan Pascabencana di Sumatera






