Padang Panjang Masuk 20 Kota dengan Realisasi Pendapatan Terbesar se-Indonesia

Senin, 17 November 2025, 18:39 WIB | Pemerintahan | Kota Padang Panjang
Padang Panjang Masuk 20 Kota dengan Realisasi Pendapatan Terbesar se-Indonesia
Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi APBD yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara virtual, Senin (17/11/2025). HUMAS
IKLAN BANK INDONESIA KAS KELILING

PADANG PANJANG, binews.id — Kota Padang Panjang berhasil masuk jajaran 20 kota dengan realisasi pendapatan terbesar pada tahun anggaran 2025.

Hal ini terungkap dalam Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi APBD yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara virtual, Senin (17/11/2025).

Rakor yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, tersebut membahas strategi percepatan pelaksanaan program dan kegiatan daerah agar serapan anggaran lebih optimal. Meski mencatat capaian pendapatan yang tinggi, Tomsi menilai sebagian besar daerah masih memiliki serapan belanja yang perlu ditingkatkan.

Ia meminta Pemerintah Daerah segera memperbarui data realisasi terkini serta mempercepat pelaksanaan program, mengingat tahun anggaran sudah memasuki periode akhir.

Beberapa langkah percepatan yang ditekankan antara lain pemanfaatan e-Katalog dan Kartu Kredit Pemerintah Daerah, penyusunan DED sejak awal tahun yang langsung dilanjutkan dengan pekerjaan fisik, peningkatan kapasitas aparatur pengelola keuangan dan pengadaan barang/jasa, penerapan reward and punishment, serta penguatan peran APIP dalam review perencanaan dan keuangan.

Wakil Wali Kota, Allex Saputra, yang mengikuti rakor bersama Inspektorat, Bappeda, dan BPKD di Ruang VIP Balai Kota, menyampaikan bahwa Pemko siap menindaklanjuti seluruh arahan Pemerintah Pusat.

"Kami berkomitmen mempercepat pelaksanaan program secara terukur, tepat waktu, dan transparan. Bukan hanya mengejar angka serapan, tetapi memastikan setiap rupiah APBD memberi manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Allex menegaskan, percepatan realisasi APBD diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendorong pergerakan ekonomi daerah. (Put)

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: