Lingkungan Kantor Capil dan Kominfo Terbengkalai, Warga Soroti Minimnya Perawatan
AROSUKA, binews.is -- Kondisi lingkungan perkantoran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Solok menuai sorotan dari masyarakat. Area sekitar kantor tersebut dinilai kurang terawat dan terkesan dibiarkan terbengkalai.
Pantauan di lapangan menunjukkan rumput dan semak belukar tumbuh liar di sejumlah titik tanpa adanya perawatan rutin. Pemandangan ini dinilai mengganggu estetika kawasan perkantoran sekaligus mencerminkan lemahnya perhatian terhadap kebersihan lingkungan.
Selain semak yang menjulang, genangan air terlihat di beberapa bagian halaman kantor. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran tersendiri, terutama terkait potensi berkembangnya nyamuk dan risiko penyebaran penyakit bagi pegawai maupun masyarakat yang berkunjung.
Tak hanya itu, sampah plastik dan sisa limbah juga tampak berserakan di sudut-sudut halaman. Tumpukan sampah yang tidak segera ditangani menambah kesan kumuh dan tidak tertata di lingkungan kantor pemerintahan tersebut.
Baca juga: Anggota DPRD Sumbar Irsyad Safar Serap Aspirasi Warga Padang Tiakar Payakumbuh
Sejumlah warga menilai kondisi ini tidak sejalan dengan fungsi Disdukcapil dan Diskominfo sebagai instansi pelayanan publik yang setiap hari melayani kebutuhan administrasi masyarakat. Lingkungan kantor yang kotor dinilai dapat memengaruhi kenyamanan dan kepercayaan publik.
"Setiap hari masyarakat datang ke sini untuk mengurus dokumen penting. Kalau lingkungannya seperti ini, tentu kesannya kurang baik," ujar salah seorang warga yang ditemui di sekitar lokasi.
Warga juga menilai, kantor pemerintahan seharusnya menjadi contoh dalam menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan. Hal ini penting untuk menciptakan suasana kerja yang sehat sekaligus mencerminkan profesionalisme aparatur pemerintah.
Minimnya perawatan lingkungan kantor dikhawatirkan akan berdampak pada citra Pemerintah Kabupaten Solok secara keseluruhan. Lingkungan yang tidak terurus dinilai mencerminkan rendahnya kepedulian terhadap fasilitas publik.
Baca juga: Kolaborasi Multipihak Perkuat Pemulihan Warga Terdampak Bencana di Sumbar
Masyarakat berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait dapat segera mengambil langkah konkret untuk melakukan pembenahan. Pembersihan area kantor, pemangkasan rumput, serta pengelolaan sampah dinilai perlu dilakukan secara rutin.
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- Pemkab Solok Perjuangkan Kepastian Hukum Lahan Eks HGU di Kawasan Convention Hall Alahan Panjang
- Perkuat Sinergi, Pemkab Solok Gelar Rapat Koordinasi Kepala OPD
- Pemkab Solok Tegaskan Tiga Penekanan Strategis, Dorong Pelayanan Publik Lebih Profesional dan Tertib
- Pembebasan Lahan Jadi Batu Sandungan Pembangunan Jalan Nasional Alahan Panjang--Surian
- Gubernur Sumbar Tinjau Pembenahan Sungai dan Pasokan Air Bersih di Gunung Nago Padang



