Rakor di Kota Pariaman, Gubernur Mahyeldi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Sinergitas Daerah

Senin, 16 Maret 2026, 09:51 WIB | Pemerintahan | Kota Pariaman
Rakor di Kota Pariaman, Gubernur Mahyeldi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Sinergitas...
Gubernur Mahyeldi saat memimpin rapat koordinasi Pemerintah Provinsi Sumbar bersama Pemerintah Kota Pariaman di Aula Balaikota Pariaman, Minggu (15/3/2026). ADPIM
IKLAN BANK INDONESIA KAS KELILING
PARIAMAN, binews.id -- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mendorong pemerintah kabupaten dan kota untuk memperkuat sinergi dalam mengembangkan potensi ekonomi daerah guna mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar setiap potensi yang dimiliki daerah dapat dikelola secara optimal dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.


Hal itu disampaikan Mahyeldi saat memimpin rapat koordinasi Pemerintah Provinsi Sumbar bersama Pemerintah Kota Pariaman di Aula Balaikota Pariaman, Minggu (15/3/2026).


Rapat tersebut dihadiri jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) provinsi dan kota untuk membahas strategi percepatan pertumbuhan ekonomi sekaligus memaksimalkan potensi investasi yang masuk ke Sumbar.


"Kita ingin potensi yang dimiliki kabupaten dan kota dapat dikolaborasikan dengan baik, mulai dari penguatan sektor pertanian, hilirisasi agroindustri hingga pengembangan pariwisata, sehingga memberikan hasil maksimal bagi pembangunan daerah," ujar Mahyeldi.


Mahyeldi menjelaskan pertumbuhan ekonomi Sumbar tahun 2025 tercatat sekitar 3,37 persen. Angka tersebut mengalami perlambatan, salah satunya akibat dampak bencana yang terjadi pada paruh akhir tahun. Meski demikian, pemerintah provinsi tetap optimistis dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah hingga mencapai 7,2 persen pada 2029.


Menurutnya, sejumlah proyek strategis yang tengah berjalan diperkirakan akan memberi dampak positif bagi pergerakan ekonomi daerah. Beberapa di antaranya adalah pembangunan Flyover Sitinjau Lauik dengan nilai investasi sekitar Rp2,7 triliun serta pembangunan jalan tol yang diperkirakan mencapai Rp25 triliun.

Halaman:

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: