Wali Kota Sawahlunto Pimpin Rapim Awal 2026, Tekankan Evaluasi Kinerja ASN dan Pembenahan Pelayanan Publik

Selasa, 13 Januari 2026, 12:21 WIB | Politik | Kota Sawahlunto
Wali Kota Sawahlunto Pimpin Rapim Awal 2026, Tekankan Evaluasi Kinerja ASN dan Pembenahan...
Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra bersama Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah memimpin rapat pimpinan (rapim) yang membahas perkembangan pelaksanaan program prioritas Pemerintah Kota Sawahlunto Senin, 12 Januari 2026. HUMAS
IKLAN BANK INDONESIA KAS KELILING

SAWAHLUNTO, binews.id — Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra bersama Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah memimpin rapat pimpinan (rapim) yang membahas perkembangan pelaksanaan program prioritas Pemerintah Kota Sawahlunto Senin, 12 Januari 2026. Rapat tersebut digelar di Balaikota dan diikuti oleh jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama serta kepala perangkat daerah.

Rapim ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi capaian awal tahun sekaligus menyelaraskan langkah kerja seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar tetap berada pada jalur kebijakan pembangunan daerah dan nasional. Pemerintah Kota Sawahlunto menegaskan komitmennya terhadap tata kelola pemerintahan yang efektif dan berorientasi pada hasil.

Dalam arahannya, Wali Kota Riyanda Putra menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur sipil negara (ASN). Evaluasi tersebut mencakup kedisiplinan absensi, kepatuhan terhadap aturan seragam dan etika, pembentukan karakter aparatur, serta kepatuhan terhadap pakta integritas yang telah ditandatangani.

Selain itu, Wali Kota juga menyoroti penggunaan kendaraan dinas agar sesuai peruntukan serta pemenuhan seluruh persyaratan dalam penerimaan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Menurutnya, TPP harus menjadi instrumen penghargaan berbasis kinerja, bukan sekadar hak administratif.

Baca juga: Wali Kota Sawahlunto Tekankan Evaluasi Kinerja ASN dan Adaptasi Hadapi Tantangan 2026

Riyanda Putra mengingatkan para pejabat pimpinan tinggi pratama untuk kembali membaca dan meresapi Pakta Integritas. Dokumen tersebut dinilai sebagai pijakan utama dalam evaluasi jabatan, penilaian kinerja, serta penataan dan pengembangan sumber daya aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Sawahlunto.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah meminta seluruh perangkat daerah agar segera merumuskan dan menyelaraskan program kerja dengan arah kebijakan nasional. Penyesuaian tersebut terutama mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan program prioritas Presiden.

Menurut Jeffry, keselarasan kebijakan daerah dengan pusat akan membuka peluang lebih besar dalam memperoleh dukungan pendanaan dari kementerian, lembaga, maupun badan nasional. Hal ini dinilai penting untuk mempercepat realisasi pembangunan dan pelayanan publik di Sawahlunto.

Dalam rapim tersebut, perhatian khusus juga diberikan pada manajemen RSUD Sawahlunto. Hal ini menyusul masih adanya keluhan masyarakat terkait mutu pelayanan kesehatan serta ketersediaan obat-obatan yang dinilai perlu penanganan serius.

Wali Kota dan Wakil Wali Kota meminta manajemen RSUD untuk segera menindaklanjuti keluhan tersebut secara konkret dan terukur. Upaya perbaikan diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan daerah.

Secara keseluruhan, Riyanda Putra dan Jeffry Hibatullah menegaskan bahwa awal tahun 2026 harus dimaknai sebagai momentum pembenahan dan penguatan kualitas sumber daya manusia ASN. Dengan aparatur yang tertib, profesional, dan berintegritas, kinerja pemerintahan Sawahlunto diharapkan semakin optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (bi/rel/mel)

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: