Sekda Medison Lantik Direksi Perumda Tirta Solok Nan Indah
SOLOK, binews.id -- Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison melantik Febri Fauzan untuk kembali memimpin Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Solok Nan Indah masa jabatan 2026 -- 2031 di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Solok, Arosuka, Kamis (23/4/2026).
Penunjukan kembali Febri Fauzan ini, dinilai sebagai bentuk kepercayaan pemerintah daerah terhadap kesinambungan tata kelola dan peningkatan layanan air minum bagi masyarakat.
Turut hadir, Asisten II Jefrizal, Asisten III Eva Nasri, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat se-Kabupaten Solok, serta sejumlah undangan lainnya.
Sekda Medison menegaskan bahwa momentum pelantikan harus menjadi titik tolak evaluasi dan pembenahan menyeluruh terhadap kinerja perusahaan daerah tersebut.
"Momentum hari ini kita jadikan sebagai kesempatan untuk memperbaiki, mengevaluasi, dan terus membangun komitmen bersama seluruh jajaran PDAM guna meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat," ujar Medison.
Ia menekankan, peningkatan layanan air minum sejalan dengan visi dan misi Bupati Solok, yakni mewujudkan pemerintahan yang melayani menuju masyarakat yang madani dan sejahtera.
Menurut Medison, pelayanan air minum merupakan bagian penting dari pelayanan publik karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Namun, tantangan yang dihadapi Kabupaten Solok masih cukup besar.
"Ini menjadi tantangan berat bagi kita. Di satu sisi, Kabupaten Solok memiliki potensi sumber air yang sangat besar sebagai daerah pegunungan. Kita punya danau, sungai, dan sumber air yang melimpah. Potensi ini harus dikelola secara profesional, terencana, dan berkesinambungan," kata Medison.
Ia juga menyoroti persoalan infrastruktur jaringan yang sudah menua. Sebagian besar jaringan pipa yang dikelola PDAM, menurut dia, telah berumur lebih dari 10 hingga 20 tahun, sehingga membutuhkan pembaruan dan rehabilitasi secara bertahap.
"Jaringan yang dibangun rata-rata sudah tua. Dalam lima tahun terakhir juga belum ada penyertaan modal dari pemerintah daerah untuk PDAM, sehingga perbaikan signifikan belum dapat dilakukan," ujarnya.
Untuk itu, pemerintah daerah, lanjut Medison, telah menyiapkan strategi guna memperluas cakupan layanan air bersih, termasuk melalui rencana penyertaan modal pada masa mendatang.
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- Hari Jadi ke-113 Kabupaten Solok Dirayakan dengan Festival Kuliner dan Pawai Budaya
- 14.518 Rumah Penerima Bansos di Kabupaten Solok Akan Dilabelisasi
- HJK Solok ke-113 Jadi Momentum Persatuan, Syamsu Rahim Soroti Stabilitas Kepemimpinan
- Wakil Menko Hukum Hadiri Groundbreaking Jembatan Gantung Saniang Baka Bersama Bupati Solok
- Musrenbang RKPD 2027 Kabupaten Solok, Perkuat Arah Transformasi dan Prioritas Pembangunan Daerah






