Pemprov Sumbar Siapkan Asrama Haji jadi Tempat Isolasi dan Tambah 68 Tempat Tidur di M Djamil

Sabtu, 17 Oktober 2020, 16:26 WIB | Kesehatan | Provinsi Sumatera Barat
Pemprov Sumbar Siapkan Asrama Haji jadi Tempat Isolasi dan Tambah 68 Tempat Tidur di M...
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat memantau kesiapan pembukaan 68 tempat tidur baru khusus penanganan Covid-19 di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. M. Djamil Padang, Jumat (16/10/2020).
IKLAN GUBERNUR

PADANG, binews.id -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Barat (Sumbar) memanfaatkan Asrama Haji Padang sebagai tambahan tempat isolasi atau karantina pasien Covid-19, dan melakukan penambahan tempat tidur di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang untuk mengantisipasi lonjakan kasus positif Covid-19.

Menyikapi peningkatan kasus yang signifikan sejak September dan Oktober ini, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (IP) memastikan bahwa salah satu penyebab utama makin tingginya kasus positif adalah ketidaktaatan warga dalam melaksanakan protokol kesehatan seperti mengenakan masker, mencuci tangan, hingga menjaga jarak fisik.

"Sampai kini memang masih naik turun, tapi kita di Sumbar, testing (pengecekan) dan tracking (pelacakan) masih bagus. Namun, dengan makin banyaknya kasus, maka isu sekarang adalah potensi keterbatasan sarana di rumah sakit untuk memberikan perawatan," kata Gubernur saat memantau kesiapan pembukaan 68 tempat tidur baru khusus penanganan Covid-19 di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. M. Djamil Padang, Jumat (16/10/2020).

Irwan Prayitno menyebutkan, sejauh ini untuk menyikapi penambahan pasien, Pemprov Sumbar telah memastikan tersedianya Asrama Haji untuk lokasi karantina pasien bergejala ringan, yang bisa menampung setidaknya 200 lebih pasien Covid-19. Selain itu, di kota/kabupaten hingga ke nagari-nagari, juga telah disiapkan banyak sarana isolasi atau karantina pasien positif.

Baca juga: Ini Karantina dan Isolasi Menurut CDC

"Ada salah satu perusahaan negara yang sehari ini 77 positif di sana. Mereka inisiatif bentuk sarana karantina sendiri. Karena memang kalau andalkan sarana pemerintah saja, tidak akan cukup," kata IP lagi.

Selain itu, terkait kesiapan Rumah Sakit (RS) di Sumbar untuk memberikan perawatan terhadap jumlah pasien yang terus bertambah, IP menjelaskan bahwa RSUP Dr. M. Djamil tengah mempersiapkan 68 tempat tidur (TT) ICU tambahan untuk memberikan penanganan pada pasien dengan kondisi berat.

"M. Djamil kita harapkan mengutamakan pasien yang berat. Selain itu RS Achmad Mochtar Bukittinggi juga tengah mempersiapkan tambahan. Target kita mengurangi kematian dan meningkatkan kesembuhan," kata IP lagi.

Direktur Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. M. Djamil Padang Yusirwan Yusuf menyebutkan, keputusan melakukan penambahan tempat tidur ICU di rumah sakit tersebut memang tak terlepas dari makin tingginya kasus positif di Sumbar. Selain itu, Presiden Jokowi juga meminta rumah sakit untuk menurunkan angka kematian dan meningkatkan angka kesembuhan.

Baca juga: Satgas Penanganan Covid-19 Nasional Rencanakan Tempat Isolasi Terapung di Kota Padang

"Kami di rumah sakit menangkap perintah Presiden ini lebih spesifik. Kalau soal menurunkan angka kematian dan menaikkan angka kesembuhan, bukan spesifik ke kepala daerah lagi ini, tapi kepada rumah sakit agar memberikan pelayanan yang optimal terhadap pasien positif Covid-19," kata Yusirwan, didampingi Direktur SDM, Pendidikan, dan Umum RSUP Dr. M. Djamil Padang, Dovy Djanas.

Halaman:
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: