Wali Kota Padang Panjang Terima Penghargaan Dari Menkes

PADANG PANJANG, binews.id -- Walikota Padang Panjang, Sumatera Barat Fadly Amran BBA Datuak Paduko Malano, Jum'at, (13/11), dijadwalkan akan menerima anugerah penghargaan dari Menteri Kesehatan RI dr. Terawan Agus Putranto
Fadly nan termasuk salah satu kepala daerah muda di Sumbar itu memperoleh penghargaan tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Berkelanjutan tahun 2020. "Penghargaan ini akan diserahkan Menteri Terawan kepada Walikota Fadly, secara virtual. Pak wali di ruang VIP Balaikota saja. Sedangkan Pak Menteri di Jakarta," kata Kepala Dinas Kesehatan Padang Panjang Nuryanuwar, di Padang Panjang, Rabu, (11/11).
Lebih lanjut Nuryanuwar menuturkan, dari serangkaian penilaian yang dilakukan Kementerian Kesehatan, Kota Padang Panjang juga diberi penghargaan antara lain, Penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) berkelanjutan sebagai Kota Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) atau Open Defecation Free (ODF).
Lalu, penghargaan Sanitarian/ petugas Kesehatan Lingkungan Puskesmas Terbaik Kabupaten/Kota SBS/ODF kepada Susilawati, SKM dari Puskesmas Gunung Padang Panjang, dalam upaya merubah perilaku masyarakat yang higienis dan saniter melalui pendekatan STBM tahun 2020.
Baca juga: PJ Wako Sonny: Wartawan Penghubung Utama Antara Pemerintah dan Masyarakat
Kemudian juga ada penghargaan untuk Kepala Desa/Lurah terbaik Kabupaten/Kota SBS/ODF, kepada Emrianis, SE, dari Kelurahan Ekor Lubuk, dalam upaya merubah perilaku masyarakat yang higienis dan saniter melalui pendekatan STBM tahun 2020.
Dan terakhir, penghargaan Natural Leader terbaik Kabupaten/Kota SBS/ODF kepada Eliza, S.pd dari Kelurahan Koto Panjang, dalam upaya merubah perilaku masyarakat yang higienis dan saniter melalui pendekatan STBM 2020 "Hal ini bertujuan menumbuhkan rasa kesadaran dan memobilisasi masyarakat, untuk terlibat dalam penyediaan layanan sanitasi berkelanjutan berbasis masyarakat. Sehingga lingkungan pemukiman, bebas dari pencemaran tinja manusia," jelas Nuryanuwar yang akrab disapa Pak Ujang.(rls/bi)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Pj Wako Sonny Apresiasi Sekolah Lansia Tageh
- TPAS Lebihi Kapasitas, ASN Diminta Agar Ingatkan Warga Tidak Buang Sampah Sembarangan
- Peringati Hari bakti Pemasyarakatan ke 60, Pegawai Rutan Padang Panjang Gelar Kegiatan Donor Darah
- Usai Salat Id, Tim Oranye Sapu Bersih Lapangan Bancalaweh
- Gubernur Singgah Sahur, Warga Gumala Terima Bantuan Rehab RTLH
Wabup Candra Buka Musda DPD KNPI Kabupaten Solok ke XIV Tahun 2025
Gaya Hidup - 26 Februari 2025
Dekranasda Kota Padang Tampilkan Produk Unggulan di INACRAFT 2025
Gaya Hidup - 07 Februari 2025