Mengingat Intensitas Gempa Meningkat, Pakar Minta Warga Waspada dan Jangan Panik

Minggu, 22 November 2020, 20:02 WIB | Ragam | Kota Padang
Mengingat Intensitas Gempa Meningkat, Pakar Minta Warga Waspada dan Jangan Panik
Gempa. Ilustrasi
IKLAN GUBERNUR

PADANG, binews.id -- Semenjak beberapa hari belakangan, intensitas gempa di Sumbar mengalami peningkatan. Warga pun diminta untuk meningkatkan kewaspadaan tentang kondisi ini.

Kepala Center of Disaster Monitoring and Earth Observation, Universitas Negeri Padang (DMEO UNP), Pakhrur Razi Ph.D, mengatakan, tiga gempa dengan kekuatan M6.3 di Siberut, Mentawai, M5,3 di Pesisir Selatan, M4.9 di Siberut Mentawai, dan terbaru M5.0 di Bengkulu yang terjadi Minggu (22/11/2020), pagi itu berada dalam satu garis.

"Artinya meski berada di titik yang berbeda namun itu berada dalam satu garis patahan yang sama," katanya, Minggu (22/11/2020).

Ia berharap, dengan seringnya gempa dengan kekuatan yang tak terlalu besar bisa mengurangi pelepasan energi yang lebih besar yang dalam prediksi mendekati M8.9.

Baca juga: KAI Divre II Sumbar Gelar Ramp Check untuk Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan Angkutan Lebaran

"Artinya ada pelepasan energi sedikit demi sedikit. Ini tentunya akan mengurangi energi besar yang ada di titik itu. Kita berharap apa yang kita khawatirkan tak terjadi," ujarnya.

Pahrur Razi juga meminta kepada masyarakat agar tidak panik menghadapi gempa. Karena Sumbar berada di daerah rawan gempa, pemerintah dan masyarakat harus selalu waspada dan siap siaga terhadap potensi gempa dan tsunami jika suatu saat terjadi.

"Untuk kondisi di rumah, pastikan tidak ada benda-benda yang menghalangi rubuh ketika gempa terjadi. Kemudian latihlah anak-anak untuk siap siaga dalam langkah menyelamatkan diri saat terjadi gempa dan setelah terjadi gempa," tambahnya.(*)

Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: