Gubernur Sumbar Tegaskan Pengusaha yang Sengaja Bakar Lahan, Izin Perusahaan Bakal Dicabut

Rabu, 02 Desember 2020, 15:00 WIB | Ragam | Provinsi Sumatera Barat
Gubernur Sumbar Tegaskan Pengusaha yang Sengaja Bakar Lahan, Izin Perusahaan Bakal Dicabut
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno selaku keynote speaker pada Rapat Koordinasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Sumbar Tahun 2020 di Padang, Rabu (2/12/2020).
IKLAN GUBERNUR

PADANG, binews.id -- Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno ingatkankepada pengusaha, jangan ambil manfaat saja, jangan cari untung saja, tapi lupa kepada dampak lingkungan, medis, kemanusiaan, dampak ekonomi dan lainnya.

Hal ini disampaikan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno selaku keynote speaker pada Rapat Koordinasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Sumbar Tahun 2020 di Padang, Rabu (2/12/2020).

"Jangan lagi membakar lahan, kalau masih dengan sengaja membakar lahan, izinnya kita cabut," tegas Gubernur.

Dikatakannya, kebakaran hutan di Provinsi Sumatera Barat relatif kecil dibanding dengan provinsi lain di Indonesia. Namun, mengingat besarnya dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan, upaya pencegahan sedini mungkin tetap harus dikedepankan.

Baca juga: Gubernur Mahyeldi Lepas Peserta Karnaval Sepasan HBT Pusat Sumbar-Riau

"Dari lahan yang ada di Sumatera Barat, 56% merupakan hutan. Artinya kita mayoritas hutan, yakni seluas 2,3 juta hektar. 800 ribu hektar kewenangan pusat berupa hutan konservasi, hutan lindung dan sebagainya," jelasnya.

Sisanya lanjut Gubernur, pihaknya mempersiapkan kawasan hutan sosial dan hutan kemasyarakatan seluas 500 ribu hektar, dimana 230 ribu hektar telah memiliki keputusan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk dikelola oleh masyarakat.

"100% dari 230 ribu hektar itu dikelola oleh masyarakat, tidak ada sedikitpun kebakaran," kata Gubernur.

Bahkan Gubernur Irwan optimis, jika 500 ribu hektar usulan tersebut disetujui oleh menteri, peran polisi hutan ataupun proses penegakan hukum akan sangat berkurang.

Baca juga: Rapat Evaluasi Kinerja 2024, Gubernur Mahyeldi Tegaskan Pemprov Sumbar Optimis Tingkatkan Kinerja pada 2025

"Ini karena masyarakat langsung jadi polisinya, pengawas sekaligus pengelolanya," ucapnya optimis.

Halaman:
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: