DPRD Sumbar Tegaskan Tidak Ada Satupun Dewan Dalam Status ODP Covid-19

PADANG, binews.id - Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Raflis mengungkapkan, 65 Anggota DPRD Sumbar tidak masuk dalam status Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus Corona (Covid-19).
Hal tersebut ditegaskan, atas hasil pemeriksaan yang dilakukan di pintu masuk bandara saat melakukan kunjungan kedewanan.
" Kegiatan dewan yang meliputi konsultasi rancangan peraturan daerah (Ranperda) membahas anggaran serta menampung aspirasi masyarakat, tetap berjalan. Sejauh ini tidak ada dewan yang terduga terpapar Corona," katanya, Kamis ( 19/3)
Raflis mengatakan untuk saat ini, Anggota DPRD Sumbar tengah fokus dalam rapat internal. Hal itu dilakukan untuk membahas sejumlah agenda, salah satunya penyusunan jadwal pengesahan Ranperda yang telah masuk konsultasi akhir. Pembahasan dilakukan melalui rapat badan musayawarah (Bamus).
Baca juga: Paripurna DPRD Sumbar, Fraksi Gerindra Dukung Penerapan SPBE untuk Layanan Publik yang Lebih Efisien
Tidak hanya melakukan penyusunan agenda kegiatan, lanjutnya, sejumlah dewan juga tengah melakukan kunjungan pada Daerah Pemilihan (Dapil) untuk menerima aspirasi. Disamping menjemput aspirasi, dewan juga meninjau kelayakan infrastuktur, salah satunya adalah jalan.
Dia mengatakan untuk rencana kunjungan luar daerah dewan beberapa hari kedepan belum terjadwal. Rapat Bamus DPRD Sumbar akan dilakukan pada Senin (23/3), pembahasan beberapa Ranperda terus diperdalam secara internal. Untuk kegiatan yang mengundang orang banyak akan dibatasi terlebih dahulu.
" Jika jadwal kunjungan luar kota telah dijadwalkan, maka kota-kota yang masuk dalam zona merah virus Corona akan dilewati," katanya.
Dikatakannya terkait dengan kinerja sekretariat, DPRD Sumbar belum menerapkan secara dalam jaringan (Daring). Disisi lain Menpan telah mengeluarkan surat edaran, untuk upaya antisipasi penyebaran virus Corona. Pihaknya tidak memperbolehkan staff untuk keluar kantor, maupun pada saat jam istirahat.
Baca juga: DPRD Sumbar Terima Kunjungan Bamus DPRD Pesisir Selatan, Bahas Sinergi dan Tata Kelola
" Jika ingin keluar jangan balik ke kantor lagi, langsung saja pulang," tegasnya.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Progul Dokter Warga Mulai Layani Masyarakat Kota Padang
- SPH Jadi Rumah Sakit Pertama di Sumbar Penerima Bintang Tiga dari BPJS Kesehatan
- Jaga Kesehatan Pegawai, KAI Divre II Sumbar Gelar Medical Check Up
- Mahyeldi Jalani Medical Check-Up di RS Unand Jelang Pelantikan
- KAI Divre II Sumbar Gelar Pengobatan Gratis terhadap 228 Pensiunan
Progul Dokter Warga Mulai Layani Masyarakat Kota Padang
Kesehatan - 24 Februari 2025
Jaga Kesehatan Pegawai, KAI Divre II Sumbar Gelar Medical Check Up
Kesehatan - 19 Februari 2025
Mahyeldi Jalani Medical Check-Up di RS Unand Jelang Pelantikan
Kesehatan - 14 Februari 2025
KAI Divre II Sumbar Gelar Pengobatan Gratis terhadap 228 Pensiunan
Kesehatan - 10 Februari 2025