10 Tahun Bersama Bank Nagari, Gubernur Irwan Prayitno Ingatkan Pentingnya Peran Manajemen SDM

Kedua, menganalisis kebutuhan pelatihan dan pengembangan karyawan sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Untuk meningkatkan daya saing karyawan dalam menghadapi persaingan bisnis yang selalu berkembang serta membekali karyawan agar siap dengan perkembangan terbaru, maka perusahaan biasanya akan melakukan training SDM.
Training SDM ini sangat penting dan dibutuhkan oleh hampir semua perusahaan. Training atau pelatihan sendiri bisa disebut sebagai bentuk investasi dimana hasilnya harus bisa dirasakan di masa yang akan datang.
Dengan menerapkan cara melakukan analisa kebutuhan pelatihan SDM, maka perusahaan bisa melaksanakan training yang lebih tepat sasaran serta hasilnya bisa maksimal bagi para karyawan.
Baca juga: Bantuan untuk Korban Galodo Masih Terus Bertambah, Dana Tunai Mencapai 981 Juta Rupiah
Ketiga, memenuhi kebutuhan karyawan terkait remunerasi, benefit dan aktualisasi diri. Remunerasi berpotensi sebagai salah satu sarana terpenting dalam membentuk perilaku dan mempengaruhi kinerja. Namun demikian banyak perusahaan mengabaikan potensi tersebut dengan suatu persepsi bahwa remunerasi tidak lebih sekedar a cost yang harus diminimalisasi.
Tanpa disadari beberapa perusahaan yang mengabaikan potensi penting dan berpersepsi keliru telah menempatkan sistem tersebut justru sebagai sarana meningkatkan perilaku yang tidak produktif atau counter productive. Akibatnya muncul sejumlah persoalan personal berasal dari sistem remunerasi yang tidak proporsional.
Keempat, ini yang terakhir yang paling penting menyiapkan karyawan berpotensi sebagai future leader (Talent Pool).
Talent Pool/Talent Management merupakan sebuah proses untuk mengidentifikasi para pegawai yang memiliki kapabilitas untuk menjadi Future Leaders. Proses identifikasi ini didasarkan pada dua elemen kunci, yakni aspek kompetensi dan aspek kinerja (performance).
Aspek Kompetensi adalah input yang melekat pada seseorang, dan yang akan menjadi bekal dia untuk melakukan tugasnya dengan baik. Sedangkan Aspek Performance (kinerja) merupakan hasil nyata (output) dari suatu pekerjaan.
Idealnya antara kompetensi dan kinerja menjadi dua hal yang berkorelasi positif. Artinya, jika seseorang memiliki kompetensi tinggi, maka hasil dan target pekerjaan juga dapat dicapai dengan baik.
"Untuk itu, Bank Nagari diharapkan lebih bersinergi dengan pemerintah daerah menjadi harapan setiap daerah," ulasnya.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Stabilisasi Harga, Pemkab Tanah Datar Gelar Gerakan Pangan Murah
- Buka Pelatihan Pengelolaan Bisnis, Bupati Eka Putra: Pabrik Pengelolaan Saos Tomat akan Terealisasi Tahun Ini
- Zoom Meeting Bersama BI, Bupati Eka Putra Paparkan Keberhasilan TPID
- Pemkab Tanah Datar Terima Bantuan 14 Ribu Liter Dexlite dari Pertamina
- Hingga Maret, 161 UMKM di Tanah Datar Nikmati Program Makan Randang