Sari dan Reni, Duo Wanita Hebat Penggagas Gerakan Bersama Lawan Corona Virus

Jumat, 20 Maret 2020, 10:11 WIB | Kesehatan | Kota Padang
Sari dan Reni, Duo Wanita Hebat Penggagas Gerakan Bersama Lawan Corona Virus
Sari Lenggogeni ciutannya merubah kebuntuan soal siswa pindah belajar ke rumah antisipasi ancaman corona virus. (foto.dok)
IKLAN GUBERNUR

"Allhamdulillah sudah direspon pak gubernur, pak bupati dan pak walikota di Sumbar, termasuk merespon tindakan pencegahan lain seperti memasivekan pola hidub bersih di daerah mereka masing-masing,"ujar Sari Lenggogeni.

Tak sampai di situ, Sari Lenggogeni mengkampanyekan Lawan Virus Corona dengan menerapkan social distancing, Sari pun membuat group WhatsApp bertajuk 'Kawal Covid-19'.

"Group Kawal Covid-19 direspon banyak stakholder ada bupati, walikota hingga dokter dan para medis temasuk petinggi kampus serta petinggi media massa di Sumbar,"ujarnya.

Baca juga: Pengrajin Batik Asal Lunang Hasilkan Batik Motif Corona

Tujuan WhatsApp group kata Sari untuk menyamakan persepsi menghempang merebaknya virus corona di Sumbar.

"Melawan wabah yang menakuti dunia ini, hanya ada satu sikap yakni basamo melawan corona, tidak bisa diserahkan ke pemerintah dan dokter serta para medis, semua stakholder harus bahu membahu,"ujarnya.

Prof Reni Galang Dana

Tak hanya Sari Lenggogeni, Sekjend DPP IKA Unand yang kini menjabat Deputi Strategis Lemhanas RI Prof Reni Mayerni juga Dosen di Unand ini pun unjuk kepedulian. Prof Reni menggalang aksi donasi alumni Unand se dunia untuk membantu produksi hand sanitizer atau cairan pembersih tangan tangan yang akan dibagikan ke berbagai kalangan.

"Saya berpikir untuk pencegahan virus lewat pola hidup bersih, tapi di Padang cairan pembersih tangan langka dijual, ternyata Unand bisa buat dengan modal tidak bermiliaran rupiah, dengan Bismillah saya coba hubungi alumni Unand lewat list donasi, Allhamdulillah sampai pagi ini sudah terkumpul total sementara Rp 67 juta,"ujar Reni.

Bahkan besok atau lusa hand sanitizer produk Unand disuppor IKA Unand sudah bisa dibagi gratiskan ke banyak kalangan.

"Sudah dan terus diproduksi Insya Allah Hand Sanitizer bisa dibagikan ke lingkungan Unand dan masyarakat sekitar,"ujar Reni.

Halaman:
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: