5,6 Miliar Uang Ganti Untung Lahan Tol Padang-Pekanbaru Seksi 1 Dibayarkan

Selasa, 07 Desember 2021, 10:19 WIB | Ragam | Kota Padang
5,6 Miliar Uang Ganti Untung Lahan Tol Padang-Pekanbaru Seksi 1 Dibayarkan
Uang ganti untung pengadaan tanah jalan tol ruas Padang - Pekanbaru seksi 1 Kapalo hilalang - sicincin - Lubuk Alung - Padang (Sta.4+200-36+600) mulai dibayarkan setelah verifikasi ulang selesai dilakukan BPN Sumbar. IST
IKLAN GUBERNUR

PADANG, binews.id -- Uang ganti untung pengadaan tanah jalan tol ruas Padang - Pekanbaru seksi 1 Kapalo hilalang - sicincin - Lubuk Alung - Padang (Sta.4+200-36+600) mulai dibayarkan setelah verifikasi ulang selesai dilakukan BPN Sumbar.

Penyerahan ganti untung lahan tol Padang-Pekanbaru seksi I pada Senin (6/12/2021) itu dilakukan sebanyak 16 bidang tanah masyarakat dengan dana lebih kurang Rp5,6 milliar.

"Uangnya sebenarnya sudah ada sejak sebulan yang lalu, namun agar tidak terjadi tumpang tindih pembayaran, BPN melakukan verifikasi ulang. Hari ini sampai beberapa hari ke depan mulai dibayarkan pada masyarakat," ujar Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy saat penyerahan uang ganti untung lahan di Padang Pariaman, Senin (6/12/2021).

Wagub berharap masyarakat yang telah menerima pembayaran bisa menjadi menginformasikan pada masyarakat pemilik tanah yang lain bahwa penggantian yang dilakukan bukan ganti rugi tapi ganti untung.

Baca juga: Bupati Safaruddin : Jalan Tol Padang-Pekanbaru Bisa Menggenjot Perekonomian

Audy mengatakan, proyek tol Padang-Pekanbaru adalah proyek strategis nasional, bukan proyek provinsi. Uang penggantian lahan langsung dari pusat di bawah koordinasi Kementrian Keuangan, tidak ada hubungannya dengan Gubernur atau Wakil Gubernur.

Sebagai proyek strategis nasional, pembangunannya akan terus dilanjutkan, tidak mungkin dihentikan karena pemerintah sudah mengucurkan ratusan miliar untuk penggantian lahan.

"Banyak berita hoaks beredar bahwa proyek ini dihentikan, Hutama Karya sebagai pelaksana hengkang dari Sumbar dan banyak kabar lain yang dipastikan tidak benar. Masyarakat jangan sampai termakan informasi tidak benar itu," katanya.

Saat ini beberapa provinsi di Sumatera telah tersambung oleh jalan tol. Efeknya untuk perekonomian sangat signifikan. Distribusi barang dan jasa makin lancar. Hal ini pula yang diharapkan bisa terlaksana di Sumbar.

Baca juga: 27 Orang Pemilik Tanah di Kecamatan Batang Anai - Buayan Terima Ganti Rugi Tol

"Kami berharap dukungan semua pihak. Ninik mamak, tokoh masyarakat terutama pemilik lahan untuk bisa mempercepat pembangunan tol ini," ujarnya.

Halaman:
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: