Bimtek Sistem Manajemen Pengamanan di PT Semen Padang Ditutup

PADANG - Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) yang dilakukan tim Baharkam Polri di PT Semen Padang sejak Senin (20/12/2021), resmi ditutup pada Jumat (24/12/2021).
Ketua Tim Bimtek SMP Baharkam Polri di PT Semen Padang, Kombes Pol. Zuhdi Bahruddin Arrazuli mengingatkan agar hasil evaluasi Bimtek dijalankan secara konsisten, bukan hanya karena ada audit saja.
Ia juga mengingatkan agar MoU yang telah diakukan PT Semen Padang dengan Dirpamobvit Polda Sumbar diharapkan dilakukan pembaruan agar memiliki legal standing yang kuat, sehingga dapat mengantisipasi jika ada permasalahan ke depan.
Di samping itu Zuhdi juga berpesan agar jalan masuk gudang bahan peledak (handak) PT Semen Padang agar dipastikan steril atau tidak boleh dilalui masyarakat umum. "Semen Padang juga harus memiliki control room/ Commander room," pesannya.
Baca juga: Ketahanan Pangan di Bantul: Kapolri Dorong Swasembada Jagung Nasional
Direktur Keuangan PT Semen Padang Tubagus Muhammad Dharury pada kesempatan itu mengatakan, tujuan utama dari memperleh sertifikat SMP merupakan bagian dar tanggung jawab perusahaan sebagai Obyek Vital Nasional (Obvitnas).
"Kami berharap Januari sudah bisa meraih sertifikasi dan bisa mendapatkan Gold Reward seperti sertfikat sebelumnya tahun 2017," kata Tubagus.
Ia juga menyampaikan terimakasih atas dukungan dan kerja sama yang baik dari semua pihak. "Terimakasih kepada tim Bintek atas semua input yang diberikan," ujarnya.
Tim Bimtek Baharkam Polri yang mengunjungi PT Semen Padang antara lain, Dirpamobvit Baharkam Polri Brigjen Pol Suhendri, SH, SIK sebagai penanggung jawab bimtek, Kombes Pol Zuhdi Bahruddin Arrazuli, Kombes Pol. Sugeng Utomo, Debbie Novia Rizal, Mangasa Ritonga, Angelo M. Turang, dan Delfita.
Baca juga: Polri Bongkar Tambang Timah Ilegal di Bekasi, Kerugian Negara Capai Rp10 Miliar
Bimtek implementasi SMP ini merupakan tindak lanjut dari Kesepakatan Bersama Pedoman Kerja Teknis (PKT) antara PT Semen Padang dengan Direktorat Pengamanan Obyek Vital Korps Shabara Baharkam Polri.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- KAI Divre II Sumbar Gelar Ramp Check untuk Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan Angkutan Lebaran
- KAI Divre II Sumbar Imbau Masyarakat Tidak Ngabuburit di Jalur Kereta Api Demi Keselamatan
- Datuak Febby: Keterbukaan Informasi Penting untuk Efisiensi Anggaran
- Wako Fadly Amran Instruksikan Damkar Siram Material Tercecer di Jalan Bypass
- Kapolda Sumbar Hadiri Launching Penguatan Program Pekarangan Pangan Lestari