Webinar Resolusi Keuangan, Financial Planner:Kemampuan Kelola Keuangan Menentukan Kualitas Kehidupan

Jumat, 28 Januari 2022, 10:43 WIB | Ekonomi | Kota Padang
Webinar Resolusi Keuangan, Financial Planner:Kemampuan Kelola Keuangan Menentukan...
PT Semen Padang menggelar webinar dengan tema "Susun Resolusi Keuangan Agar Tidak Menyesal Kemudian", Kamis (27/1/2022). Kegiatan yang digelar secara virtual itu menghadirkan Financial Planner Oneshildt, Budi Raharjo sebagai narasumber dan diikuti secara antusias oleh insan Semen Padang Group. IST
IKLAN GUBERNUR

PADANG, binews.id -- PT Semen Padang menggelar webinar dengan tema "Susun Resolusi Keuangan Agar Tidak Menyesal Kemudian", Kamis (27/1/2022). Kegiatan yang digelar secara virtual itu menghadirkan Financial Planner Oneshildt, Budi Raharjo sebagai narasumber dan diikuti secara antusias oleh insan Semen Padang Group.

Dalam paparannya, Budi Raharjo menyampaikan bahwa resolusi keuangan adalah suatu pernyataan sikap yang ditujukan kepada diri sendiri untuk tujuan positif. Dan resolusi keuangan akan membuat hidup lebih baik dari berbagai aspek.

Tujuan dari resolusi keuangan, yaitu untuk tujuan keuangan yang SMART atau Specific, Measurable, Achievable, Realistic, dan Time Frame. Maksud dari Specific ini adalah, harus jelas prioritas uangnya untuk apa. Measurable, juga harus jelas nilai kebutuhan dananya. Kemudian Achievable, maksud tujuan keuangannya bisa diraih dengan sumber daya keuangan yang ada. Realistic maksudnya juga jelas dan realistis, jangan untuk konsuntif.

"Sedangkan Time Frame, tujuan keuangan memiliki jangka waktu yang jelas kapan dibutuhkan," kata Direktur dan Senior Partner OneShildt Financial Planning itu.

Baca juga: PKKMB FIP 2022: Guru Besar FIP Sampaikan Nilai-Nilai Kehidupan Kampus

Ketua Independent Financial Planner Club itu menyampaikan bahwa kemampuan mengelola keuangan akan menentukan kualitas kehidupan ke depan. Bahkan, dirinya juga sering kali menemukan adanya kasus-kasus keuangan yang gagal, meskipun income-nya besar.

"Income besar tapi keuangannya gagal, bahkan ada yang tidak punya aset, disebabkan karena tidak tidak bisa menyusun resolusi keuangan dengan baik, seperti tujuannya tidak realistis, tidak punya rencana tindakan tertulis, tidak dijadikan kebiasaan, tidak memiliki support system, dan tidak dimonitor," kata Financial Planner bersertifikasi CFP dan QWP serta AEPP itu.

Budi menyampaikan beberapa tips untuk menyusun resolusi keuangan yang baik. Pertama yang harus dilakukan adalah simulasikan atau hitung berapa nilai aset yang ada, seperti uang tunai, tabungan dan deposito, nilai tunai asuransi, saham, reksadana, emas, rumah tinggal dan perabotannya nilainya berapa, kendaraan dan lain-lain.

Kemudian yang kedua, simulasikan utang yang diiliki seperti kartu kredit, kredit tanpa anggunan, kredit koperasi, kredit rumah, kredit kendaraan dan lain sebagainya "Nah, dari kedua simulasi itu, akan diketahui berapa kekayaan bersih yang kita miliki," ujar dan penulis buku "Mendadak Hemat Saat Kepepet (2015)" itu.

Setelah kekayaan bersih dapat dihitung, kata Budi, maka langkah pertama untuk melakukan resolusi keuangan adalah dengan cara menghitung berapa pemasukan tiap bulan dan berapa biaya pengeluaran tiap bulannya. Untuk menghitung biaya pengeluaran, saat sudah banyak tersedia berbagai aplikasi.

"Dari penghitungan biaya pemasukan dan biaya pengeluaran tiap bulannya, maka kita akan tahu status kesehatan keuangan kita, seperti rasio dana darurat, rasio tabungan kita berapa, dan rasio cicilan utang kita berapa," ujarnya.

Halaman:
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: