Tim Riset Desa LP2M UNP Kembangkan Model Pengembangan Desa Wisata Berbasis Komunitas

KABUPATEn SOLOK, binews.id -- Dalam rangka menggali dan mengembangkan potensi nagari di Sumatra Barat, Tim Riset Desa LP2M UNP melalui Program Riset Keilmuan, Kementerian Keuangan Republik Indonesia Tahun 2021 -- 2021 melaksanakan riset membangun desa di Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok.
Fokus riset ini adalah mengembangkan model pengembangan desa wisata berbasis komunitas. Hibah Riset ini merupakan program kompetisi di tingkat nasional dan tahun ini UNP berhasil memenangkan tujuh judul riset yang salah satunya di Nagari Koto Sani.Padang-- Dalam rangka menggali dan mengembangkan potensi nagari di Sumatra Barat, Tim Riset Desa LP2M UNP melalui Program Riset Keilmuan, Kementerian Keuangan Republik Indonesia Tahun 2021 -- 2021 melaksanakan riset membangun desa di Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok.
Fokus riset ini adalah mengembangkan model pengembangan desa wisata berbasis komunitas. Hibah Riset ini merupakan program kompetisi di tingkat nasional dan tahun ini UNP berhasil memenangkan tujuh judul riset yang salah satunya di Nagari Koto Sani.
Dalam kegiatan pembukaan dan sosialisasi riset serta FGD pertama yang dilaksanakan pada tanggal 8 -- 9 Februari 2022 di aula Kantor Wali Nagari Koto Sani, Wali Nagari Koto Sani, Deswandi mennyampaikan bahwa pemerintahan dan masyarakat Koto Sani menyambut baik kedatangan tim periset serta akan memberikan dukungan dan fasilitas kepada tim selama mengadakan riset di Nagari Koto Sani.
Wali Nagari yang berjiwa muda ini juga sangat berterima kasih atas dipilihnya Nagari Koto Sani sebagai lokasi riset karena akan berdampak positif bagi pembangunan nagari khususnya di sektor wisata.
Semua peserta FGD begitu antusias menyampaikan potensi dan ide-ide sebagai masukan kepada tim periset untuk merumuskan model pengembangan desa wisata berbasis Komunitas.
Dirinya siap untuk berkolaborasi dengan tim periset dan mendukung program-program yang akan memajukan nagari dan meningkatkan ekonomi masyarakat.
Terkait dengan luaran riset ini, Anggota Peneliti, Sulis Purwanto menjelaskan bahwa sesuai proposal yang diajukan maka luaran riset adalah Model/Rancangan Pembelajaran Membangun Desa untuk mendukung Program MBKM, Artikel yang dipublikasikan pada jurnal internasional dan jurnal nasional terindeks SINTA, Buku hasil riset, HKI dan Video serta publikasi di media massa/cetak.
Baca juga: Kapolri Perintahkan Jajaran Amankan Liburan Nataru Pada Lokasi Wisata
Riset ini juga melibatkan lima orang mahasiswa UNP sebagai tim pengumpul data dan akan mendapat pengakuan SKS yang disetarakan dengan bobot 10 -- 20 sks. Hasil riset ini nantinya akan menjadi panduan dalam melaksanakan MBKM bagi mahasiswa yang mengambil kegiatan Membangun Desa. (*/bi)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Karisma Event Nusantara Festival 5 Danau Kabupaten Solok Resmi Digelar
- Pelatihan Pemandu Wisata Gua di Kabupaten Solok Dihadiri 40 Peserta
- Perputaran Uang Libur Lebaran 2024 di Kabupaten Solok Tembus Rp200 Miliar Lebih
- Bupati Epyardi Hadiri Iven Sumarak Salingka Danau:
- Disparbud Kabupaten Solok Dokumentasikan Pakaian Adat Khas Nagari Simanau