Tebar 4000 Bibit Ikan Bilih di Danau Singkarak, PT Semen Padang Diapresiasi Gubernur

Senin, 21 Maret 2022, 19:43 WIB | Gaya Hidup | Kota Padang
Tebar 4000 Bibit Ikan Bilih di Danau Singkarak, PT Semen Padang Diapresiasi Gubernur
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah (dua dari kanan), bersama Plt Dirut PT Semen Padang, Asri Mukhtar Dt Tumangguang (dua dari kiri) dan Rektor UBH, Prof. Dr. Tafdil Husni, SE., MB.A (paling kiri) menebar hasil pembenihan ikan bilih yang dilakukan PT Semen Padang di Nagari Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Senin (21/3/2022). IST
IKLAN GUBERNUR

"Bayangkan bagaimana besarnya dampak dari penebaran ikan bilih ini. Namun dengan catatan, masyarakat nelayan tidak boleh mengeksploitasi ikan bilih secara besar-besaran. Salah satunya, tidak boleh menangkap dengan bagan. Para nelayan Danau Singkarak diharapkan juga meniru apa yang dibuat Pemerintahan Nagari Sumpur, dalam menjaga kelestarian ikan bilih," katanya mengingatkan.

Kepala Unit CSR PT Semen Padang Rinold Thamrin menyebut bahwa konservasi ikan bilih yang dilakukan PT Semen Padang merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan melalui Pilar Lingkungan. Konservasi ikan bilih ini dimulai sejak awal tahun 2018, namun pada saat itu belum terarah dan sistematis.

Kemudian pada bulan Juli di tahun yang sama, PT Semen Padang melakukan kerjasama dengan UBH untuk konservasi ikan bilih secara ex-situ di sungai area Kehati PT Semen Padang. Selanjutnya dari tahun 2019/2020 berhasil dilakukan pembiakan secara alami di sungai tersebut.

Namun dari hasil monitoring dan evaluasi, diketahui bahwa tim Kehati PT Semen Padang kesulitan untuk mendeteksi populasinya. Akhirnya, pada tahun 2020, dimodifikasilah kolam di kawasan D1 PT Semen Padang menjadi replikanya Danau Singkarak dengan membuat area pemijahan di sekitar kolam.

Pada tahun tersebut, Kehati pun menebar ikan bilih di kolam yang kadar airnya, sesuai dengan hasil identifikasi di Sungai Kehati. Pada tahun 2021, dipeliharalah ikan bilih dengan menyediakan pakan, dan berlanjut pada skala labor di hatchery PT Semen Padang, melakukan pembesaran dan penyediaan pakan larva dan benih ikan bilih.

"Total bilih yang dikonservasi dari Danau Singkarak berjumlah sekitar 1.300 ekor. Alhamdulillah dari konservasi yang dilakukan, jumlahnya sudah ribuan ekor. Program ini akan tetap kita lanjutkan sampai tahun 2025 sesuai roadmap yang telah kita rencanakan dengan target, membuat habitat baru di lubuk larangan dengan melibatkan masyarakat. Pada tahun ini, kami juga akan melakukan konservasi in-situ menggunakan rumpon," katanya.

Wali Nagari Sumpur, Ade Hendrico ST Datuk Sari Pado Nan Ketek mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang dan UBH yang telah ikut serta berkontribusi dalam melestarikan ikan bilih melalui konservasi. Di mana, hasil dari konservasi itu diwujudkan dalam penebaran hasil pembenihan ikan bilih ke habitat Danau Singkarak.

Untuk itu, mewakili masyarakat Nagari Sumpur, dia mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang dan UBH yang turut peduli pada ikan bilih yang terancam punah. Karena memang seperti yang dikatakan Gubernur Mahyeldi, di Danau Singkarak ini hanya Nagari Sumpur lah yang hingga kini masih meletarikan ikan bilih.

"Bahkan, jika ada masyarakat atau nelayan yang menangkap ikan bilih menggunakan bagan, dan peralatan lain yang berdampak kepada kepunahan ikan bilih, akan kami denda. Aturan ini ada pada Pernag Sumpur," katanya.

Seperti diketahui bahwa ikan bilih Danau Singkarak merupakan jenis Mystacoleucus Padangensis dan satu-satunya di dunia. Ikan bilih ini berkerabat dekat dengan Genggehek (Mystacoleucus Marginatus ), atau Kapyah di Lampung, Lawak/Kalawak di Betawi, Wader, Wader Eco di Jawa, Keprek di Jatim, dan juga Regis di Sunda. Namun, Genggehek bertubuh lebih besar hingga 200 mm.

Pada tahun 1998, total produksi ikan bilih di Danau Singkarak sebesar 736,46 ton. Namun pada tahun 2003, produksinya mengalami penurunan hingga 50 persen, atau lebih kuang 352,3 ton. Penurunan produksi ikan bilih itu terus berlanjut hingga tahun-tahun berikutnya. (*/bi)

Halaman:
1 2 3
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: