Bersama Pemko, BPJS Kesehatan Gelar Monev

PADANG PANJANG, binews.id -- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Cabang Bukittinggi bersama dengan Pemerintah Kota Padang Panjang menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penyediaan Fasilitas Kesehatan, Sarana Prasarana dan Sumberdaya Manusia di Ruang VIP Balai Kota, Senin (25/07).
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi, Henny Nursanti, SKM mengatakan, monev dengan pemangku kepentingan yang dilandasi Inpres Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional.
"Pada kali ini ada tiga agenda yang dibahas. Di antaranya regulasi dalam program JKN, digitalisasi dalam program JKN dan utilisasi review serta meminta dukungan dari Pemko untuk bersama-sama menyukseskan program yang ada di BPJS Kesehatan," katanya.
Henny berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menjalin kemitraan yang baik untuk mencapai persamaan pemahaman tentang program jaminan kesehatan. Dan, mempermudah koordinasi antarinstansi yang berkaitan dalam menyelesaikan kendala operasional di lapangan.
Baca juga: Wabup Candra Buka Musda DPD KNPI Kabupaten Solok ke XIV Tahun 2025
"Kami berharap dapat dukungan Pemko guna peningkatan mutu pelayanan kesehatan sesuai dengan kewenangan dan fungsi masing-masing lembaga. Sehingga dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan fasilitas kesehatan," harapnya.
Ditambahkannya, adapun program ke depan, pihaknya akan mengembangkan sistem antrean elektronik, display ketersedian tempat tidur dan display tindakan operasi.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano mengatakan, akan men-support dan mendukung program apa saja dalam bidang kesehatan yang akan dibuat BPJS Kesehatan.
"Apapun program yang akan dibuat untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan di daerah, kami support dan dukung penuh. Karena ini juga selaras dengan visi misi mengoptimalkan mutu pelayanan kesehatan agar ke depannya pelayanan kesehatan kepada masyarakat terus membaik," sebut Fadly.
Baca juga: Wakil Bupati Dharmasraya Minta Pengurus Masjid Jangan Larang Anak ke Mesjid
Wako Fadly berharap hasil monev ini bisa difollow up pihak terkait untuk bisa memberikan respon yang maksimal. Karena sangat penting untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik dan maksimal untuk masyarakat. Mereka berhak untuk dirawat dan difasilitasi dalam pelayanan kesehatan. Tentu perlu kerja sama dari semua pihak demi mewujudkan tercapainya pelayanan dan fasilitas, jaminan serta kebutuhan kesehatan masyarakat di Kota Padang Panjang.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Kota Padang Panjang Kembali Raih Penghargaan Paritrana Award dari BPJS Ketenagakerjaan, Penghargaan dari BKN dan KIA
- DSPPKBPPPA Gelar Desiminasi Audit Kasus Stunting Tahap II
- Tingkatkan Kepedulian Sosial, KSR PMI ISI Adakan Donor Darah
- Dinkes Laksanakan Monev Penerapan Perda KTR ke OPD
- Diikuti Kader Padang Panjang, Gubernur Mahyeldi Buka Jambore Kader PKK Berprestasi
Progul Dokter Warga Mulai Layani Masyarakat Kota Padang
Kesehatan - 24 Februari 2025
Jaga Kesehatan Pegawai, KAI Divre II Sumbar Gelar Medical Check Up
Kesehatan - 19 Februari 2025
Mahyeldi Jalani Medical Check-Up di RS Unand Jelang Pelantikan
Kesehatan - 14 Februari 2025
KAI Divre II Sumbar Gelar Pengobatan Gratis terhadap 228 Pensiunan
Kesehatan - 10 Februari 2025