Longsor hantam Nagari Sungai Tunu Kecamatan Ranah Pesisir

Kejadian Longsor kembali menimpa Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat , Kamis ( 21/9) tepatnya di Nagari Sungai Tunu
Peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 21 September 2022 pukul 21.00 Wib yang berlokasi dikampung Pasar Sungai Tunu Kecamatan Ranah Pesisir. Pihak dari Kecamatan Ranah Pesisir malakukan pantau ke rumah Rika Fitri Susanti 38 Tahun rumah yang tertimpa longsor, anggota keluarga tersebut berjumlah 3 orang Aisyah 17 Tahun dan Khumaira Ramadhani 7 tahun, ujar salah satu warga yang melaporkan yakni Asril Dodo warga Pasar Sungai Tunu.
Dalam laporan tersebut, adapun kerusakan akibat bencana longsor pada rumah Rika Fitri ini dinding rumah rusak kerugian mencapai 17 juta, kelengkapan rumahtangga kerugiannya mencapai 20 juta, untuk perbaikan tanah longsor sekitar 40 juta, dan total kerugian tersebut mencapai 90 Juta. longsor seringkali dipicu oleh curah hujan tinggi dan terjadi selama beberapa hari. Struktur tanah yang labil sangat mudah mengalami longsor hingga mengakibatkan bencana khususnya bagi masyarakat yang berada di posisi lebih rendah, terangya
Dilanjutkan Asril Dodo, tanah longsor juga dapat dipicu oleh getaran gempa hingga merontokkan struktur tanah di atas. Anda dan masyarakat di pegunungan atau perbukitan harus memperhatikan tempat sekeliling Anda tinggal dan berkonsultasi dengan ahli terkait dengan kondisi tempat tinggal Anda.
Baca juga: SMKN 1 Ranah Pesisir Terus Berbenah
Camat Ranah Pesisir Drs. Iskandar menghimbai kepada Masyarakat Ranah Pesisir agar selalu waspada terhadap cuaca adapun yang dilakukan sebelum terjadi tanah longsor yaitu: 1. Waspada terhadap curah hujan yang tinggi 2. Persiapkan dukungan logistik Makanan siap saji dan minuman Lampu senter dan baterai cadangan Uang tunai secukupnya Obat-obatan khusus sesuai pemakai 3. Simak informasi dari radio mengenai informasi hujan dan kemungkinan tanah longsor. 4. Apabila pihak berwenang menginstruksikan untuk evakuasi, segera lakukan hal tersebut, tegasnya sebagaimana diktuip dari berita perangkat daerah Pessel
Dikatakan Iskandar apa yang dilakukan pada saat terjadi tanah longsor 1. Apabila Anda di dalam rumah dan terdengar suara gemuruh, segera ke luar cari tempat lapang dan tanpa penghalang 2. Apabila Anda diluar, cari tempat yang lapang dan perhatikan isi tebing atau tanah yang mengalami longsor. Apa yang dilakukan sesudah terjadi tanah longsor 1. Jangan segera kembali ke rumah Anda, perhatikan apakah longsor susulan masih akan terjadi. 2. Apabila Anda diminta untuk membantu proses evakuasi, gunakan sepatu khusus dan peralatan yang menjamin keselamatan Anda. 3. Perhatikan kondisi tanah sebagai pijakan yang kokoh bagi langkah Anda. 4. Apabila harus menghadapi reruntuhan bangunan untuk menyelamatkan korban, pastikan tidak menimbulkan dampak yang lebih buruk atau menunggu pihak berwenang untuk melakukan evakuasi korban, tutupnya
(*/on)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Pengurus DPD Iluni UNP Pessel Periode 2023-2027 Dikukuhkan, Rektor Prof Ganefri: Diharapkan Berkontribusi untuk Pembangunan Daerah
- Gubernur Mahyeldi Tinjau Kerusakan TPI Surantih Akibat Banjir, Minta Rincian Kerugian Segera Dilaporkan
- Owner Dempo Grup Bantu Korban Banjir Ranah Pesisir
- Gubernur Mahyeldi Serahkan Kayu Tak Bertuan Temuan Dishut Sumbar untuk Pembangunan Masjid di Pesisir Selatan
- Camat Denny Anggara Wakili Pesisir Selatan