BUPATI DHARMASRAYA TERBITKAN EDARAN KEWASPADAAN KASUS GANGGUAN GINJAL AKUT PADA ANAK
Dinkes: Meski Belum Ada Kasus, Kita Tidak Ingin Kecolongan

DHARMASRAYA, binews.id -- Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 441/1196/Dinkes/X/2022 tentang Kewaspadaan Terhadap Ganguan Ginjal Akut Pada Anak tertanggal 26 Oktober 2022.
SE tersebut ditujukan kepada seluruh kepala OPD, Camat, Kepala RSUD Sungai Dareh, Kepala RSUD Sungai Rumbai, Puskesmas, Apotek, klinik dan fasilitas kesehatan lainnya dalam upaya mempercepat penanggulangan gangguan ginjal akut pada anak di daerah itu.
Dalam ederan tersebut, Sutan Riska meminta setiap fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama dan rujukan apabila menerima kasus ganguan ginjal akut untuk melaporkan melalui aplikasi RS online dan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon.
"Kemudian kepada tenaga medis di seluruh fasilitas kesehatan sementara tidak meresepkan obat dalam bentuk syrup atau sedian cair kepada masyarakat sampai ada pengumuman resmi dari pemerintah," sebut Sutan Riska Jumat (26/10/2022)
Baca juga: Bupati Sabar AS Pimpin Apel Organik ASN Kabupaten Pasaman, Bahas Keuangan dan Investasi Daerah
Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apksi) itu juga meminta seluruh apotek untuk sementara waktu tidak menjual obat bebas terbatas dalam bentuk syrup kepada masyarakat sempai ada ketentuan resmi dari pemerintah
Menurut Suami Dewi Lopita Sari ini, seluruh pihak terkait agar mengedukasi masyarakat mengenai kasus ginjal akut, seperti meningkatkan kewaspadaan orang tua terhadap anak (terutama balita) apabila terjadi gejala penurunan volume urine, deman, dan lainnya untuk merujuk atau memeriksa anak-anak ke fasilitas kesehatan terdekat.
Kemudian, mengimbau orang tua agar tidak memberi obat yang didapat secara bebas tanpa anjuran dari tenaga kesehatan kepada anak, dan apabila anak menderita demam, perawatan dirumah lebih mengedepankan mencukupi kebutuhan cairan, mengkompres menggunakan kain tipis, dan jika ada tanda bahaya segera membawanya ke rumah sakit terdekat.
"Kita secara masif juga akan mengedukasi orang tua untuk membawa dan memberi informasi obat yang dikonsumsi anak sebelum menyampaikan riwayat penyakit ke tenaga kesehatan," bebernya.
Baca juga: Bupati Pasaman Sabar AS Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Lubuak Gadang
Sutan Riska juga menekan, kepala OPD dan camat hingga wali nagari untuk menginformasikan kewaspadaan gangguan ginjal akut pada anak ke masyarakat luas.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Pemkab Dharmasraya Gelar Upacara Hari Pahlawan Dan Hari Kesehatan Nasional
- Dharmasraya Terima Dana Insentif Fiskal Rp 5,6 Miliar Berkat Keberhasilan Turunkan Prevalensi Stunting
- Dewi Sutan Riska Ajak Para Bunda Persiapkan Generasi Emas 2045
- Dewi Sutan Riska Ajak Pengurus TP-PKK dan Kader Dukungan Pencegahan Stunting di Dharmasraya
- Bupati Dharmasraya Minta RSUD Sungai Dareh Terus Tingkatkan Pelayanan
Progul Dokter Warga Mulai Layani Masyarakat Kota Padang
Kesehatan - 24 Februari 2025
Jaga Kesehatan Pegawai, KAI Divre II Sumbar Gelar Medical Check Up
Kesehatan - 19 Februari 2025
Mahyeldi Jalani Medical Check-Up di RS Unand Jelang Pelantikan
Kesehatan - 14 Februari 2025
KAI Divre II Sumbar Gelar Pengobatan Gratis terhadap 228 Pensiunan
Kesehatan - 10 Februari 2025